News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Iran Ejek Menlu AS Rubio Halu setelah Mengklaim Teheran Terpecah, Sebut Mimpi yang Tidak Realistis

Penulis: Whiesa Daniswara
Editor: Garudea Prabawati
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

TRIBUNNEWS.COM - Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, melontarkan kritik pedas terhadap Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Marco Rubio.

Ghalibaf menyebut pernyataan terbaru Rubio mengenai situasi internal Iran sebagai "Mimpi Amerika yang tidak realistis" dan menyesatkan.

Reaksi keras ini muncul setelah Rubio mengeklaim adanya potensi perubahan politik atau pergeseran sikap dari Teheran.

Ghalibaf menegaskan bahwa Washington selama ini hanya memelihara fantasi dan gagal memahami kenyataan di lapangan mengenai kedaulatan Iran.

"Pernyataan itu hanya menunjukkan betapa AS masih hidup dalam delusi."

"Mereka terus bermimpi tentang hal yang mustahil diraih terkait kedaulatan bangsa kami," tegas Ghalibaf dalam pidatonya, Rabu (1/4/2026), mengutip WANA.

Sebelumnya, Rubio sempat mengisyaratkan adanya "keretakan" dalam struktur kekuasaan di Iran.

Namun, hal itu segera dibantah oleh Ghalibaf.

Ia memastikan bahwa kepemimpinan Iran tetap solid dan tidak akan terpengaruh oleh tekanan eksternal maupun retorika dari Washington.

Ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat sendiri memang terus memanas dalam beberapa waktu terakhir.

Ghalibaf menegaskan bahwa Iran tidak akan memberikan ruang bagi intervensi asing, terutama yang dibungkus dengan narasi diplomatik.

Baca juga: Trump Ngaku Sudah Nyerah dengan Kesepakatan Damai Iran, Bakal Segera Akhiri Perang

"Dunia harus tahu bahwa ketahanan Iran tidak akan goyah hanya karena klaim-klaim sepihak yang tidak berdasar," pungkasnya.

Keretakan Justru Terjadi di Aliansi AS-NATO

Setelah Ghalibaf membantah soal keretakan di tubuh pemerintahan Iran, perpecahan malah terjadi antara aliansi AS dengan NATO.

Hubungan diplomatik antara AS dan aliansi pertahanan NATO kini berada di ujung tanduk.

Rubio, melontarkan ancaman serius bahwa Washington akan meninjau ulang komitmen mereka di NATO begitu perang dengan Iran dinyatakan berakhir.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini