TRIBUNNEWS.COM - Beberapa hari belakangan ini warganet Indonesia di media sosial tengah mengeluhkan banyaknya pemesanan tiket penerbangan Maskapai AirAsia mereka yang mendapatkan penjadwalan ulang (Reschedule) hingga pembatalan (Cancel) secara sepihak.
Kebijakan Reschedule dan Cancel ini kebanyakan mendera pada penerbangan dari Indonesia menuju ke Bangkok, Thailand.
Hal tersebut banyak dipertanyakan oleh masyarakat di media sosial seperti Thread.
Menanggapi hal tersebut, Indonesia AirAsia menyampaikan bahwa saat ini perusahaan tengah melakukan penyesuaian operasional sementara.
Chief Commercial AirAsia X, Amanda Woo pada Senin (6/4/2026) mengungkapkan, pihaknya tengah melakukan optimalisasi jaringan.
Optimalisasi ini dilakukan dengan cara memotong jadwal penerbangan serta menggabungkan kapasitas pada beberapa rute utama.
Maskapai mengonfirmasi bahwa sekitar 10 persen kapasitas telah dipangkas dalam jangka pendek menyusul terjadinya konflik tersebut.
Adapun kebijakan ini di Indonesia telah berlaku sejak periode libur lebaran beberapa waktu lalu.
Penyesuaian ini berdampak pada sejumlah penerbangan, termasuk keterlambatan dan pembatalan, sebagai langkah untuk memastikan seluruh operasional tetap memenuhi standar keselamatan yang berlaku.
Menanggapi kekisruhan yang terjadi akibat kebijakan tersebut, Indonesia AirAsia menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dialami oleh para pelanggannya.
Hal ini disampaikan oleh Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Utama Indonesia AirAsia, Capt. Achmad Sadikin
"Indonesia AirAsia juga memahami bahwa dalam situasi ini, sebagian tamu mungkin belum menerima informasi terkait perubahan penerbangan. Untuk itu, perusahaan telah meningkatkan upaya komunikasi dan layanan guna memastikan seluruh tamu terdampak dapat segera memperoleh informasi dan bantuan yang diperlukan." ungkap Achmad Sadikin melalui rilis yang dibagikan pada 22 Maret 2026 lalu.
Baca juga: Harga Barang-barang di Pasar Bersiap Melonjak Imbas Kenaikan Harga Plastik
Tiket Air AsiaX Resmi Naik
Sementara itu, pihak maskapai juga buka suara terkait kebijakan peningkatan tarif tiket pesawat untuk penerbangan AirAsia X.
AirAsia X adalah anak perusahaan dari AirAsia Group yang khusus melayani rute penerbangan jarak jauh (long-haul) dengan model bisnis bertarif rendah (LCC).
Jika AirAsia biasa seperti Indonesia AirAsia atau AirAsia Malaysia fokus pada rute pendek di bawah 4 jam menggunakan pesawat berbadan kecil , AirAsia X dirancang untuk terbang lebih jauh dengan armada yang lebih besar.
Baca tanpa iklan