News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Sejarah Peradaban Iran yang Berusia Ribuan Tahun, Selamat dari Ancaman Pemusnahan AS

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger


TRIBUNNEWS.COM - 
Beberapa hari lalu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump memperingatkan potensi kehancuran Iran jika negara itu gagal memenuhi tuntutan AS dalam perang yang dimulai sejak 28 Februari 2026.

Mengutip FirstPost, dalam pesan yang diunggah beberapa jam sebelum tenggat waktu yang ia tetapkan sendiri, Selasa (7/4/2026) Trump menulis:

“Seluruh peradaban akan mati malam ini, dan tidak akan pernah bisa dihidupkan kembali. Saya tidak ingin itu terjadi, tetapi kemungkinan besar akan terjadi.”

Pernyataan itu muncul menyusul penolakan Iran untuk mematuhi sejumlah persyaratan AS, termasuk tuntutan terkait Selat Hormuz, jalur penting bagi pasokan energi global.

Sebelumnya, Trump juga memperingatkan bahwa kegagalan mencapai kesepakatan akan berujung pada tindakan militer besar-besaran.

Ia bahkan menyatakan Iran dapat dilenyapkan dalam satu malam dan mengancam akan menghancurkan infrastruktur penting, termasuk jembatan dan pembangkit listrik.

Namun, hanya beberapa jam sebelum batas waktu, Trump mengubah sikap.

Ia mengumumkan pada Selasa (7/4/2026) pukul 18.32 ET (atau Rabu pagi waktu Indonesia) bahwa ia menyetujui gencatan senjata selama dua minggu dengan Iran.

Pejabat AS kemudian mengindikasikan bahwa retorika keras tersebut merupakan taktik negosiasi untuk menekan Iran agar menerima kesepakatan.

Meski krisis berhasil diredakan, tapi ancaman Trump memicu banyak kecaman.

Bukan hanya persoalan politik, tetapi juga menyangkut ancaman terhadap keberlangsungan peradaban berusia ribuan tahun dan 93 juta penduduk Iran.

Baca juga: Oman Bantah Pungutan Biaya Lintas Hormuz, Bertolak Belakang dengan Tuntutan Gencatan Senjata Iran

Asal Usul Peradaban Iran

Mengutip transformiran.com, sejak sekitar 4000 SM, wilayah Iran menjadi rumah bagi salah satu peradaban tertua di dunia yang terus berlanjut hingga kini.

Filsuf Jerman Georg Wilhelm Friedrich Hegel bahkan menyebut bangsa Persia sebagai “bangsa bersejarah pertama”.

Iran kaya akan sejarah dan budaya, serta menyimpan berbagai peninggalan arkeologis kuno.

Provinsi Kerman di Iran tenggara merupakan salah satu wilayah dengan temuan artefak arkeologi terbanyak di Timur Tengah.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini