Ringkasan Berita:
- Pameran Handicraft Indonesia ke-3 kembali digelar 5–6 September 2026 di Tokyo Dome, Jepang, usai sukses besar tahun lalu
- Acara ini menampilkan produk kerajinan unggulan seperti batik, tenun, hingga aksesori dari 24 UMKM terbaik
- Selain promosi budaya, kegiatan ini membuka peluang bisnis dan memperluas pasar internasional.
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO – Setelah meraih sukses besar pada tahun lalu (2025) di Tokyo Dome Jepang, pameran raksasa Handicraft Indonesia ke-3 kembali akan digelar pada 5–6 September 2026 di Tokyo Dome, Jepang.
"Pameran ini akan menampilkan beragam kerajinan tangan khas Indonesia yang unik dan bernilai tinggi, mulai dari kain tradisional seperti batik dan tenun, produk berbahan alami, hingga berbagai karya seni hasil tangan para pengrajin terbaik Tanah Air," ungkap Ketua Panitia Pameran khusus kepada Tribunnews.com Sabtu (11/4/2026).
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang promosi budaya Indonesia di Jepang, tetapi juga membuka peluang bisnis serta memperluas jaringan pasar internasional bagi para pelaku industri kreatif Indonesia.
Kesuksesan penyelenggaraan tahun sebelumnya menjadi bukti tingginya minat masyarakat Jepang terhadap produk-produk kerajinan Indonesia.
Oleh karena itu, penyelenggaraan tahun ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung dan pembeli, sekaligus memperkuat citra
Baca juga: Hardjuno Tawarkan Model Perlindungan Hukum Tripartit Demi Lindungi 64 Juta UMKM di Era Digital
Indonesia sebagai negara dengan kekayaan budaya dan kreativitas yang tinggi.
"Tahun ini kita akan tampilkan 24 UMKM Indonesia terbaik dari Indonesia di pasar Jepang. Semua terkait handicraft baik baju, tas, aksesori, sepatu dan semua bentuk produk kerajinan tangan Indonesia yang memang selalu dinantikan warga Jepang selama ini," tambahnya.
Kesempatan untuk memperkenalkan produk Indonesia sangat luas di Tokyo Dome karena selalu dipenuhi pengunjung dari pagi jam 10 saat dibuka pameran sampai dengan jam 17 waktu Tokyo.
"Rasanya capai sekali tahun lalu karena pengunjung dari pagi sampai sore tidak ada berhentinya mendatangi booth kita di sana. Artinya peluang pasar handicraft Indonesia di Jepang memang besar sekali yang kita perkenalkan setiap setahun sekali ini. Belum lagi dengan adanya House of Handicraft Indonesia in Tokyo (HHT) toko dan showroom tetap para UMKM Handicraft Indonesia yang ada di Tokyo sehingga produknya cepat terjual dan semakin banyak laku serta dikenali di Jepang."
Sudah terdaftar 10 UMKM saat ini dan Deadline pendaftaran 30 April 2026 ke 0859-4381-9379.
Sementara itu, bagi masyarakat yang tertarik mendalami peluang studi di Jepang, tersedia pula diskusi beasiswa dan loker di Jepang yang terbuka untuk umum dan dapat diikuti secara gratis.
Bagi yang berminat bergabung, dapat mengirimkan nama, alamat, dan nomor WhatsApp ke email: tkyjepang@gmail.com.
Baca tanpa iklan