Dalam aksinya tersebut, Allen diketahui mempersenjatai diri dengan sebuah senapan laras panjang (shotgun), sebuah pistol, serta beberapa bilah pisau saat melintasi pos pemeriksaan di lobi hotel.
Aparat sempat terlibat baku tembak sebelum akhirnya menjatuhkan dan meringkus pelaku.
Allen tidak tertembak namun tetap dibawa ke rumah sakit untuk pemeriksaan.
Sementara itu, seorang petugas Divisi Berseragam Secret Service terkena tembakan di bagian rompi pelindungnya.
Baca juga: Trump Sebut Penembakan Tak Akan Halanginya dari Perang Lawan Iran, Singgung Kemenangan
Kesaksian Presiden Donald Trump
Presiden Trump mengaku telah berbicara langsung dengan petugas yang terluka tersebut.
Menurut pengakuan Trump, petugas itu ditembak dari jarak yang sangat dekat dengan senjata yang sangat kuat dan nyawanya terselamatkan oleh rompi antipeluru yang dikenakan.
Melalui unggahan video keamanan Donald Trump di Truth Social, terlihat detik-detik saat pelaku berlari melewati ruangan yang dijaga ketat sebelum sejumlah petugas menarik senjata mereka dan melakukan pengejaran.
Di dalam ballroom, kepanikan sempat terjadi saat agen keamanan merangsek masuk dengan senjata terhunus untuk mengevakuasi Trump dan Wakil Presiden JD Vance.
Beberapa jurnalis melaporkan bahwa suara tembakan tersebut awalnya tidak disadari oleh semua orang di dalam ruangan.
Trump sendiri menggambarkan suara tembakan tersebut mirip dengan nampan makan malam yang jatuh.
"Saya mendengar suara berisik dan sempat mengira itu adalah nampan. Saya pikir itu nampan yang jatuh. Saya sudah sering mendengar suara seperti itu, dan itu adalah suara yang cukup keras," kata Trump dalam konferensi pers di Gedung Putih.
(Tribunnews.com/Bobby)
Baca tanpa iklan