News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Analis: Target Tersembunyi dari Perang Iran-AS Mungkin China

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Meskipun China tidak memiliki perjanjian pertahanan formal dengan Iran, baru-baru ini China dilaporkan menawarkan satelit pengintai komersial kepada Iran untuk membantu mengidentifikasi lokasi fasilitas militer AS.

China juga disebut-sebut tengah mempersiapkan kemungkinan pengiriman senjata ke Iran.

Namun demikian, hubungan diplomatik antara Iran dan China tidak terlalu mendalam.

Meskipun China merupakan mitra dagang terbesar Iran, kedua negara memiliki perbedaan signifikan secara budaya dan ideologis.

Selain itu, tidak jelas seberapa besar pengaruh China terhadap Iran.

China pernah berdiskusi dengan Iran untuk meredakan serangan Houthi di Laut Merah pada Januari 2024, tetapi dalam konflik saat ini, pengaruh tersebut masih belum terlihat signifikan.

Sebagai contoh, Iran tetap memblokir kapal-kapal China yang melintasi Selat Hormuz tanpa memberikan perlakuan khusus.

Paling jauh, China mungkin hanya mampu mengamankan pembukaan sebagian jalur pelayaran bagi negara-negara yang dianggap netral atau bersahabat oleh Teheran.

Namun, bahkan dengan pengaruh ekonomi yang besar, China kemungkinan tidak dapat memaksa Iran membuka kembali Selat Hormuz secara penuh, yang kini dianggap sebagai alat tawar strategis utama Iran.

Iran Menawarkan Kesepakatan kepada AS untuk Membuka Kembali Selat Hormuz dan Menunda Pembicaraan Nuklir

Dalam perkembangan terbaru, Iran menawarkan kesepakatan kepada Amerika Serikat untuk membuka kembali Selat Hormuz dan membantu mengakhiri perang, sambil menunda pembicaraan tentang program nuklirnya ke tahap selanjutnya, lapor Axios.

Menurut laporan tersebut, proposal itu disampaikan kepada AS melalui mediator Pakistan setelah kegagalan pembicaraan di Islamabad.

Tawaran tersebut, akan memprioritaskan pembukaan kembali jalur air strategis dan meredakan konflik, sementara isu nuklir yang lebih kontroversial ditunda ke negosiasi berikutnya.

Trump diperkirakan akan mengadakan pertemuan di Situation Room pada Senin (27/4/2026) terkait Iran bersama tim keamanan nasional dan kebijakan luar negeri utamanya, menurut tiga pejabat AS.

Salah satu pejabat mengatakan, pertemuan tersebut akan membahas kebuntuan dalam negosiasi dengan Iran serta opsi langkah selanjutnya dalam perang.

Trump mengisyaratkan dalam wawancara dengan Fox News pada Minggu bahwa ia ingin melanjutkan blokade angkatan laut.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini