News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dari Anjing Jalanan Jadi Simbol Solidaritas, Kisah 'Station Master Huang' Bikin Haru

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ANJING VIRAL - Seekor anjing liar di Xuancheng, Provinsi Anhui, Tiongkok, menjadi viral setelah kisahnya menyentuh hati para sopir taksi di stasiun kereta cepat setempat yang bahu-membahu menyelamatkannya usai kecelakaan. Anjing berwarna kuning yang kemudian dijuluki Station Master Huang itu awalnya hanya seekor hewan jalanan yang kerap berkeliaran di sekitar area stasiun (SCMP)

 

TRIBUNNNEWS.COM, TIONGKOK - Seekor anjing liar di Xuancheng, Provinsi Anhui, Tiongkok, menjadi viral setelah kisahnya menyentuh hati para sopir taksi di stasiun kereta cepat setempat yang bahu-membahu menyelamatkannya usai kecelakaan.

Anjing berwarna kuning yang kemudian dijuluki Station Master Huang itu awalnya hanya seekor hewan jalanan yang kerap berkeliaran di sekitar area stasiun.

Namun, sikapnya yang jinak, ramah, dan selalu menyambut para sopir taksi saat mereka beristirahat membuatnya cepat menjadi bagian dari keseharian mereka.

Sopir Zhang menjadi salah satu yang pertama dekat dengannya.

“Setiap saya membuka pintu mobil, dia langsung berlari menghampiri sambil mengibaskan ekor. Dia tidak pernah menggonggong dan selalu menjauh dari jalan,” ujarnya.

Sejak itu, para sopir taksi rutin membawakan makanan, mengajaknya bermain, bahkan memberi nama khusus sebagai bentuk kasih sayang.

Baca juga: Ledakan Pabrik Kembang Api di Tiongkok Menewaskan 21 Orang, Xi Jinping Minta Investigasi Menyeluruh

Ikatan itu semakin kuat hingga mereka juga menggalang dana untuk sterilisasinya demi kesejahteraan anjing tersebut.

Namun pada pertengahan April, tragedi terjadi.

Station Master Huang tertabrak mobil dan ditemukan dalam kondisi kritis di tepi jalan.

Ia mengalami patah tulang di beberapa bagian tubuh dan harus segera menjalani operasi.

Tanpa ragu, para sopir taksi langsung menghentikan aktivitas mereka.

Mereka menghubungi petugas penyelamat hewan, mengawal proses evakuasi, hingga mengumpulkan dana perawatan.

Dalam beberapa hari, sekitar 56 sopir berhasil menghimpun hampir 5.000 yuan, ditambah kontribusi dari pihak yang terlibat kecelakaan.

Melihat solidaritas tersebut, pihak rumah sakit hewan turut menurunkan biaya dan membebaskan jasa tenaga medis, sehingga total biaya operasi menjadi sekitar 4.000 yuan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini