News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Serangan Iran Hancurkan 228 Aset dan Alutsista AS, Radar Patriot-THAAD & Pesawat E-3 Sentry Remuk

Penulis: Hasiolan Eko P Gultom
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

HANCUR - Gambar ini menunjukkan kerusakan total pesawat E-3G “Sentry” Airborne Early Warning and Control (AEW&C) bernomor seri 81-0005, yang dihantam serangan rudal balistik dan drone Iran. (X:OSINT Defender)

Serangan Iran Hancurkan 228 Aset dan Alutsista AS, Radar Patriot-THAAD, Hingga Pesawat E-3 Sentry Hancur

TRIBUNNEWS.COM - Surat kabar Amerika Serikat (AS) The Washington Post (WP) mengungkapkan kalau serangan udara Iran telah menghancurkan atau merusak setidaknya 228 fasilitas atau alau utama sistem senjata (Alutsista) dan peralatan militer Amerika di Timur Tengah sejak dimulainya perang pada 28 Februari.

Menurut analisis surat kabar tersebut terhadap citra satelit, kerusakan dampak serangan balasan Iran meliputi hanggar pesawat, barak, depot bahan bakar, pesawat terbang, radar, peralatan komunikasi dan pertahanan udara.

Baca juga: Serangan Presisi, Rudal Iran Hancurkan Pabrik Drone Israel 48 Jam Setelah Dijual

"Skala kehancuran yang dihasilkan dari respons balasan Iran jauh melebihi apa yang sebelumnya diumumkan oleh pemerintah AS," kata laporan tersebut dikutip, Rabu (6/5/2026).

Akibat ancaman serangan balasan Iran, militer AS terpaksa mengevakuasi sebagian besar pangkalan mereka di wilayah tersebut pada awal perang. 

Militer AS melaporkan, tujuh tentara tewas dalam serangan terhadap fasilitas mereka (enam di Kuwait dan satu di Arab Saudi), dan lebih dari 400 tentara terluka hingga akhir April, termasuk 12 orang dengan luka serius.

Surat kabar tersebut mengalami kesulitan memperoleh citra satelit terbaru karena platform penyedia citrsa satelit macam Ventures dan Planet mematuhi permintaan pemerintah AS untuk menangguhkan publikasi citra wilayah tersebut selama perang.

Meski begitu, muncul platform-platform lain seperti misalnya media Iran yang  menerbitkan citra beresolusi tinggi.

Citra beresolusi ini mendokumentasikan kerusakan di fasilitas-fasilitas AS di Timur Tengah yang menjadi target serangan balasan Iran. 

Surat kabar tersebut memverifikasi keaslian 109 citra yang dipublikasi oleh platfprm Iran dengan membandingkannya dengan citra dari platform sistem Copernicus dan Planet Eropa.

Dalam analisis citra gambar satelit ini, media tersebut membuang 19 citra yang tidak meyakinkan, dan tidak menemukan bukti manipulasi.

WP juga mengidentifikasi 10 fasilitas lain yang rusak dalam citra Planet yang tidak muncul dalam citra Iran, sehingga total kerusakan mencapai 217 fasilitas dan 11 peralatan di 15 lokasi militer.

HANCUR - Gambar ini menunjukkan kerusakan total pesawat E-3G “Sentry” Airborne Early Warning and Control (AEW&C) bernomor seri 81-0005, yang dihantam serangan rudal balistik dan drone Iran. (X:OSINT Defender) (HO/IST)

Radar Patriot dan THAAD hingga Pesawat  E-3 Sentry Hancur

Para ahli militer, termasuk Mark Cancian dari Center for Strategic and International Studies, mengkonfirmasi kalau serangan Iran tersebut tepat sasaran dan menargetkan daerah pemukiman dengan tujuan menimbulkan korban jiwa sebanyak mungkin.

Mereka menunjukkan bahwa militer AS meremehkan kemampuan penargetan Iran, gagal beradaptasi dengan perang drone, dan membiarkan beberapa pangkalan tidak terlindungi dengan memadai.

Kerusakan tersebut mencakup peralatan sensitif seperti radar sistem rudal Patriot dan THAAD, pesawat E-3 Sentry, lokasi komunikasi satelit, pembangkit listrik, tangki bahan bakar, dan target "lunak" seperti gimnasium dan ruang makan. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini