TRIBUNNEWS.COM - Pemimpin oposisi pro-Eropa, Peter Magyar (45), baru saja dilantik sebagai Perdana Menteri Hungaria pada Sabtu (9/5/2026), sekaligus secara resmi mengakhiri 16 tahun masa kekuasaan Viktor Orban (62), sekutu Presiden AS Donald Trump.
Mengutip The Guardian, upacara pelantikan berlangsung setelah partainya, Tisza, meraih kemenangan telak dalam pemilihan parlemen bulan lalu.
Berbicara kepada puluhan ribu pendukung yang berkumpul di luar gedung parlemen, perdana menteri baru itu menggambarkan jalan menuju perubahan sebagai perjalanan yang panjang dan penuh liku.
Namun, menurutnya, rakyat Hungaria akhirnya dapat bersukacita.
“Hari ini, setiap orang yang mencintai kebebasan di dunia ingin menjadi sedikit orang Hungaria,” katanya.
“Anda telah mengajarkan kepada negara dan dunia bahwa orang-orang biasa dapat mengalahkan tirani yang paling kejam.”
Sebelumnya, Magyar mengatakan kepada parlemen bahwa rakyat Hungaria telah memberikan mandat kepada partainya untuk memulai babak baru dalam sejarah negara tersebut.
“Mandat itu bukan hanya untuk mengubah pemerintahan, tetapi juga mengubah sistem. Untuk memulai kembali," ujarnya.
Baca juga: Demokrat AS Rayakan Kekalahan Orban di Pemilu Hungaria: Selanjutnya Trump!
Di bawah kepemimpinan Orban, kata Magyar, Hungaria telah menjadi negara paling korup di Uni Eropa.
“Para sekutu Orban dan elit masih harus menempuh jalan panjang sebelum mereka dimintai pertanggungjawaban atas apa yang telah mereka lakukan,” katanya.
Ia berjanji pemerintahannya akan mencari keadilan terhadap mereka yang, bahkan di saat-saat terakhir, mencoba mengambil keuntungan dari negara.
Magyar juga kembali menyerukan agar para pejabat yang diangkat pada era Orban mengundurkan diri sebelum akhir bulan.
Profil Peter Magyar
Mengutip news.az, Peter Magyar merupakan politikus, pengacara, dan tokoh publik Hungaria yang kini menjadi salah satu figur paling berpengaruh dalam politik modern negara tersebut.
Sebagai presiden Partai Tisza, ia dengan cepat bertransformasi dari sosok yang relatif tidak dikenal di lingkaran pemerintahan menjadi pemimpin utama gerakan politik yang mengubah dinamika pemilu Hungaria.
Lahir pada 16 Maret 1981 di Budapest, Peter Magyar termasuk generasi yang tumbuh setelah runtuhnya komunisme di Eropa Tengah dan Timur.
Baca tanpa iklan