News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Konflik Rusia Vs Ukraina

Parade Hari Kemenangan Rusia Berlangsung Sepi, Putin Tagih Proposal Tukar Tahanan

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Tiara Shelavie
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM - Perang Rusia-Ukraina memasuki hari ke-1.537 pada Minggu (10/5/2026), di tengah meningkatnya ketegangan meski gencatan senjata masih dibahas kedua pihak.

Laporan terbaru menyebut Moskow memperketat pengamanan saat parade Hari Kemenangan digelar pada Sabtu (9/5/2026), menyusul ancaman serangan drone dan rudal dari Ukraina dalam beberapa hari terakhir.

Di tengah situasi tersebut, Presiden Rusia Vladimir Putin menyatakan Moskow hingga kini belum menerima proposal resmi dari Ukraina terkait rencana pertukaran tahanan perang.

Invasi Rusia ke Ukraina berawal dari serangan besar pada 24 Februari 2022 atas perintah Presiden Vladimir Putin, setelah ketegangan yang telah meningkat sejak aneksasi Krimea pada 2014 dan konflik di Donbas.

Situasi semakin kompleks ketika Ukraina memperkuat orientasi ke Barat, termasuk NATO dan Uni Eropa, yang dianggap Rusia sebagai ancaman strategis.

Sementara itu, negara-negara Barat seperti Amerika Serikat terus menjatuhkan sanksi ekonomi kepada Rusia sekaligus mengalirkan dukungan militer untuk Kyiv.

Hingga kini, perang belum menunjukkan tanda berakhir karena sengketa wilayah dan kepentingan geopolitik kedua pihak masih buntu.

Selengkapnya, berikut ini rangkuman peristiwa yang terjadi dalam perang Rusia-Ukraina hari ke-1.537, Jumat (10/5/2026):

Gencatan Senjata Rusia Retak Lagi

Dikutip dari The Guardian, Rusia dan Ukraina kembali saling menuding melanggar gencatan senjata tiga hari pada Sabtu (9/5/2026).

Meski demikian, tidak ada laporan mengenai serangan besar selama periode gencatan senjata berlangsung.

Staf Umum Militer Ukraina menyebut jumlah serangan Rusia sejak awal hari mencapai 51 serangan.

Seorang anggota brigade mekanisasi terpisah ke-33 Ukraina, Volodymyr Petrov, mengatakan situasi gencatan senjata masih berlangsung di wilayah Kharkiv timur.

Baca juga: 5 Populer Internasional: Gencatan Senjata 3 Hari Rusia-Ukraina - Penumpang Hondius Takut Dikucilkan

Namun, menurutnya, Rusia tetap melancarkan serangan menggunakan drone dan artileri.

“Kami membalas dengan cara yang sama,” ujarnya kepada AFP.

Drone Maut Hantam Wilayah Perbatasan

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini