News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Iran Vs Amerika Memanas

Hari ke-82 Perang Iran: Teheran Ancam Buka Front Baru, Trump Beri Tenggat 3 Hari

Penulis: Andari Wulan Nugrahani
Editor: Endra Kurniawan
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Kelompok Hizbullah juga mengklaim telah melancarkan 26 serangan terhadap pasukan Israel di Lebanon selatan.

Di Gaza, serangan udara Israel menghantam sebuah rumah di kawasan Nassr, Kota Gaza, hingga memicu kebakaran besar.

Rekaman yang diverifikasi Al Jazeera menunjukkan tim pertahanan sipil berupaya memadamkan api di lokasi serangan.

Selain itu, Kementerian Kesehatan Lebanon mengecam penghancuran pusat layanan kesehatan primer di al-Maashouq.

Baca juga: Terkuak Dalang Serangan Drone Misterius ke PLTN Milik UEA, Benarkah Iran?

Pemerintah Lebanon menyebut jumlah fasilitas kesehatan yang terdampak serangan Israel kini mencapai 31 lokasi sejak perang meluas.

Xi Jinping dan Putin Bertemu

Di tengah meningkatnya ketegangan, Presiden China Xi Jinping juga menggelar pertemuan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin di Beijing.

Pembicaraan kedua pemimpin disebut berfokus pada kerja sama energi, senjata, serta dampak perang Iran dan Ukraina terhadap stabilitas global.

Al Jazeera melaporkan perang Iran telah memicu kekhawatiran baru terhadap pasokan energi dunia dan memperbesar risiko krisis ekonomi global.

Sementara itu, para menteri keuangan negara-negara G7 berjanji meningkatkan koordinasi untuk menghadapi risiko ekonomi akibat perang dan gangguan perdagangan internasional.

Warga AS Dibebaskan dari Penjara Iran

Baca juga: Trump Klaim Xi Jinping Janji China Tak Persenjatai Iran, tetapi Ancaman Serangan AS Masih Menguat

Di tengah proses negosiasi, Iran juga membebaskan Shahab Dalili, warga negara Iran yang memiliki status penduduk tetap Amerika Serikat.

Kelompok HAM HRANA menyebut Dalili telah dipenjara selama 10 tahun di Penjara Evin, Teheran.

Menurut laporan Al Jazeera, Dalili kini telah kembali ke Amerika Serikat setelah dibebaskan otoritas Iran.

(Tribunnews.com/Andari Wulan Nugrahani)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini