Hind Rajab Foundation merupakan organisasi yang aktif mengumpulkan bukti dan mendorong proses hukum terhadap individu yang diduga terlibat dalam pelanggaran hak asasi manusia selama konflik Gaza.
Nama organisasi tersebut diambil dari Hind Rajab, seorang anak perempuan Palestina berusia enam tahun yang tewas dalam insiden penembakan di Gaza pada awal 2024.
Kasus Hind Rajab mendapat perhatian internasional dan menjadi simbol kampanye sejumlah kelompok hak asasi manusia yang menyoroti dampak konflik terhadap warga sipil.
Dalam beberapa tahun terakhir, HRF telah mengajukan sejumlah laporan hukum di berbagai negara terhadap anggota militer Israel yang bepergian ke luar negeri.
Tujuannya adalah mendorong penerapan prinsip yurisdiksi universal, yakni mekanisme hukum yang memungkinkan suatu negara menyelidiki dugaan kejahatan perang tanpa memandang kewarganegaraan pelaku maupun lokasi terjadinya peristiwa.
Hubungan India dan Israel
Kasus ini muncul di tengah hubungan yang semakin erat antara India dan Israel dalam bidang pertahanan, teknologi, pertanian, dan keamanan.
Pemerintah India selama beberapa tahun terakhir memperkuat kerja sama strategis dengan Israel, termasuk pembelian peralatan militer dan pertukaran teknologi.
Namun pada saat yang sama, isu Palestina tetap menjadi topik sensitif di dalam negeri India karena melibatkan berbagai kelompok politik dan masyarakat sipil yang memiliki pandangan berbeda terhadap konflik Timur Tengah.
Sejauh ini belum diketahui apakah otoritas India akan menindaklanjuti permintaan yang diajukan HRF.
Sementara itu, tuduhan terhadap Gilboa masih berupa klaim dari organisasi tersebut dan belum diuji dalam proses hukum resmi.
Baca tanpa iklan