News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Pesona Gama Anggrek dari UGM

Editor: Gusti Sawabi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ilustrasi

TRIBUNNEWS.COM - Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada Yogyakarta, mengembangkan Gama Anggrek hasil persilangan dari berbagai jenis anggrek alam di Indonesia.

“Salah satunya adalah, persilangan anggrek jenis Vanda Tricolor yang ada di lereng Gunung Merapi, dengan Vanda Lembata yang hanya bisa dijumpai di Nusa Tenggara,” kata Kepala Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada (UGM) Ari Indrianto di Yogyakarta.

Pengembangan Gama Anggrek itu dilakukan di Laboratorium Bioteknologi Fakultas Biologi dan Kebun Pendidikan, Penelitian, dan Pengembangan Pertanian (KP4) UGM,  dengan model botolan ataupun kompotan.

Ari mengatakan, pembibitan anggrek dalam botol adalah kebutuhan mendesak. Selain memiliki peluang agribisnis, pembibitan anggrek juga akan mengurangi ketergantungan masyarakat pada anggrek alam. Ini akan membantu upaya konservasi anggrek.

“Pembuatan kemasan sebagai wadah bibit anggrek botolan yang dirancang secara menarik, tetapi tetap mempertimbangkan faktor-faktor utama penunjang kehidupan bibit anggrek, diharapkan semakin meningkatkan ketertarikan masyarakat awam pada bibit anggrek alam botolan,” papar Ari.

Pengembangan anggrek yang dilakukan UGM juga terkait dengan pengenalan beragam jenis anggrek alam kepada masyarakat. “Sebagian kalangan menilai anggrek alam bentuk dan warnanya tidak indah, padahal jenis anggrek itu memiliki keunggulan, seperti pada perhiasan bunga dan baunya yang wangi,” tuturnya.

Anggrek adalah tumbuhan yang tergolong dalam Familia Orchidaceae, dan telah lama dikenal masyarakat sebagai tanaman hias ataupun potong. Total spesies anggrek di dunia diperkirakan 20.000 jenis, dan 5.000 di antaranya terdapat di Indonesia.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini