News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gerhana Matahari Total

Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026, Ini Waktu Puncak dan Wilayah yang Bisa Menyaksikan

Penulis: Farrah Putri Affifah
Editor: Suci BangunDS
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

GERHANA MATAHARI TOTAL - Foto ini diambil dari laman NASA pada Selasa (9/6/2026), gerhana matahari total terlihat di Dallas, Texas, pada hari Senin, 8 April 2024. Gerhana matahari total akan kembali terjadi pada 12 Agustus 2026. 

TRIBUNNEWS.COM - Fenomena gerhana matahari total selalu menjadi salah satu peristiwa astronomi yang dinantikan oleh para pengamat langit di seluruh dunia.

Peristiwa langka ini terjadi ketika Bulan bergerak tepat di antara Matahari dan Bumi sehingga cahaya Matahari tertutup sepenuhnya oleh piringan Bulan. 

Akibatnya, wilayah yang berada tepat di jalur bayangan Bulan akan mengalami kondisi langit yang mendadak gelap pada siang atau sore hari, seolah-olah malam datang untuk beberapa saat.

Setelah dunia menyaksikan gerhana matahari total yang melintasi Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada pada April 2024, peristiwa serupa akan kembali terjadi pada 12 Agustus 2026. 

Gerhana ini menjadi gerhana matahari total pertama yang dapat diamati secara luas dalam lebih dari dua tahun dan diperkirakan menarik perhatian jutaan orang dari berbagai negara.

Tidak semua wilayah di Bumi dapat menikmati fase totalitas. 

Hanya daerah yang berada tepat di jalur bayangan inti Bulan yang akan melihat Matahari tertutup sempurna. 

Pada gerhana kali ini, wilayah yang berkesempatan menyaksikan gerhana total meliputi sebagian Greenland, Islandia, Portugal timur laut, serta Spanyol bagian utara. 

Sementara itu, masyarakat di sejumlah negara Eropa, Afrika, dan Amerika Utara masih dapat menyaksikan gerhana sebagian, ketika hanya sebagian piringan Matahari yang tertutup Bulan.

Selain menjadi tontonan alam yang menakjubkan, gerhana matahari total juga merupakan momen penting bagi dunia sains. 

Fenomena ini memungkinkan para peneliti mempelajari korona Matahari atau lapisan atmosfer terluarnya yang biasanya sulit diamati karena tertutup cahaya Matahari yang sangat terang. 

Baca juga: Doa Niat Sholat Gerhana Bulan dan Tata Cara Sholat Khusuf

Tak heran jika setiap gerhana total selalu menjadi perhatian komunitas astronomi internasional.

Meski menarik untuk disaksikan, masyarakat perlu memahami cara pengamatan yang aman. 

Melihat Matahari secara langsung tanpa pelindung khusus dapat menyebabkan kerusakan permanen pada mata. 

Oleh karena itu, pengamatan gerhana harus menggunakan kacamata gerhana bersertifikat atau metode proyeksi tidak langsung yang aman.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini