"Ada tanda-tanda kehidupan di balik reruntuhan, dan ini yang sedang diprioritaskan," katanya.
Sekitar 10.000 tentara dan 3.500 polisi dikerahkan ke kawasan-kawasan yang diterjang gempa untuk membantu operasi penyelamatan.
Presiden memperingatkan bahwa gempa akan menelan biaya miliaran dolar.
Padahal saat ini negara penghasil minyak itu masih mengalami kesulitan ekonomi.
Penyebabnya kemerosotan harga minyak mentah global.(*)
Baca tanpa iklan