TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Dugaan penyebaran penyakit hepatitis-A yang menjangkiti siswa di MTs Negeri Banjar Sari, Lampung Selatan berawal dari kegiatan kemah yang dilakukan disekolah tersebut. Sepulang dari kegiatan kemah banyak dari para siswa yang mengeluhkan sakit deman tinggi.
Kemungkinan, menurut Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Lampung Selatan, Ahmad Rodhi, Selasa (14/2/2012), penyebaran terjadi melalui makanan. Sebab selama kegiatan kemah para siswa tersebut makan di dua kantin yang terdapat di lingkungan sekolah. Dan dari hasil temuan sementara, terangnya, sebanyak 29 siswa diduga terjangkit hepatitis A dan 52 siswa diduga terjangkit typoid.
Apalagi, tuturnya, penyebaran penyakit tersebut lebih mudah terjadi pada komunitas yang berkelompok, seperti halnya para siswa sekolah yang sering berbagi makanan dengan teman-teman sebayanya.
"Kita masih belum bisa memastikan awal penyebarannya. Namun kita telah menganjutkan agar kantin sekolah ditutup ," paparnya.(ded)
Baca tanpa iklan