News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Alaminya Manusia Bernafas Lewat Hidung, tapi Amankah Jika Bernafas via Mulut?

Editor: Malvyandie Haryadi
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam The Journal of Neuroscience juga menemukan cara-cara di mana bernafas mempengaruhi area otak yang mengatur emosi memori. 

Responden diperlihatkan foto wajah yang menunjukkan rasa kaget atau takut dan diminta menyebutkan emosi itu saat nafas mereka direkam.

Hasilnya, mereka bisa lebih akurat mengidentifikasi rasa takut saat menghirup nafas melalui hidung mereka, yang berarti bisa menghasilkan respons yang lebih cepat terhadap bahaya.

3. Melindungi gigi dan gusi

Pernapasan melalui hidung mengurangi risiko kerusakan gigi dan penyakit gusi.

Bila mulut Anda tertutup, maka air liur bisa bekerja membersihkan gigi dan gusi Anda. Enzimnya juga membantu menetralkan asam di mulut yang bisa membusuk gigi dan menyebabkan bau mulut.

4. Mengurangi perawatan gigi ke dokter

Saat kita bernapas melalui hidung kita, lidah kita berada di langit-langit mulut yang bisa mengurangi kebutuhan akan perawatan ortodontik yang mahal - sekaligus mencegah kambuh setelah kawat gigi dilepas.

Jika Anda bernafas lewat mulut, lidah Anda turun dari langit-langit mulut ke bagian bawah mulut dan tekanan dari pipi bisa menyebabkan berubahnya susunan gigi.

5. Tidur lebih nyenyak

Jika Anda sering bangun di malam hari untuk buang air kecil, mungkin peyebabnya adalah karena bernafas lewat mulut.

Sedikitnya karbon dioksida yang dikeluarkan melalui pernafasan mulut dapat menyebabkan otot-otot halus, seperti kandung kemih Anda, berkontraksi, sehingga Anda lebih mungkin bangun dan perlu pergi ke kamar kecil.

Bernafas lewat hidung juga mengurangi resiko sleep anea, suatu kondisi dimana lidah menghalangi jalan napas dan mengakibatkan dengkuran. Dan mendengkur tidak hanya menyebalkan, tapi juga berbahaya.

Sleep apnea dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan jangka panjang seperti tekanan darah tinggi, serangan jantung, stroke, dan peningkatan risiko kecelakaan di jalan.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini