News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Virus Corona

Trik Meningkatkan Imunitas Tubuh Saat Pandemi Covid-19

Penulis: Sanusi
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pesepeda melintas di Jalan Jenderal Sudirman Jakarta, Sabtu (27/6/2020). Bersepeda tengah menjadi tren gaya hidup sehat masyarakat di tengah pandemi Covid-19, selain sebagai sarana transportasi dan rekreasi, juga dapat menyehatkan menambah imunitas tubuh. TRIBUNNEWS/HERUDIN

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Saat pandemi covid-19 masih belum berakhir, meningkatkan imunitas tubuh penting demi menjaga kesehatan. Bagaimana agra imunitas tubuh tetap terjaga? Yuk simak ulasannya.

Tentu saja, meningkatkan imunitas tubuh dilakukan selain menerapkan perilaku disiplin protokol kesehatan memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, dan menghindari kerumunan.

Pentingnya imunitas tubuh ini mengemuka dalam diskusi virtual Upaya Meningkatkan Imunitas di Tengah Pandemi Covid-19 yang digelar Jurnalis Peduli Kesehatan Masyarakat (JPKM), Kamis (12/11/2020).

Baca juga: Satgas Covid-19: Pegang Teguh Iman, Aman, dan Imun untuk Cegah Covid-19

Baca juga: Hari Kesehatan Nasional, Dokter Ingatkan Pentingnya Menjaga Kesehatan Holistik di Tengah Pandemi

Sebagian narasumber yakni Medical Senior Manager PT Kalbe Farma Tbk, dr Dedyanto Henky Saputra, M.Gizi, CEO dan Founder Sekolah Otak Indonesia, Dr dr Taufiq Pasiak MKes M.Pd.I, dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kota Bandung, Didi Ruswandi sependapat dengan pentingnya imunitas tubuh saat pandemi covid-19.

Dalam acara yang juga didukung PT Toyota Astra Motor dan PT Pertamina (Persero) itu, dr Dedyanto mengatakan, ada beberapa cara untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Sup Sayuran Soun. (Sajian Sedap)

Terapkan Pola Makan Sehat, Kurangi Bahan Makanan Berpengawet

Pertama, menerapkan pola makan sehat.

“Pilih sumber makanan yang segar. Kurangi asupan makanan kaleng dan berpengawet. Susunan asupan makanan sehari-hari berdasarkan jenis dan jumlah zat gizinya disesuaikan dengan kebutuhan harian tubuh agar tercipta berat badan ideal,” jelas dr Dedyanto.

Kebutuhan gizi dini, kata dr Dedyanto, dipenuhi dengan memerhatikan prinsip keanekaragaman pangan.

Tujuannya agar kebutuhan zat gizi makro (karbohidrat, protein, lemak) dan zat gizi mikro (vitamin, mineral) serta air

dapat terpenuhi.

Ilustrasi olahraga lari. (Pixabay.com)

Olahraga Teratur

Kedua, kata dr Dedyanto, berolahraga secara teratur. American Heart Association merekomedasikan durasi olaharaga aerobik 150 menit/pekan atau kombinasi dari 75 menit/pekan olahraga aerobik dengan dua hari olahraga beban.

“Olahraga aerobik bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung dan pembuluh darah.

Sedangkan, olahraga beban penting untuk memelihara masa otot dan kesehatan tulang dan persendian. Durasi olahraga antara 30-60 menit untuk setiap sesi latihan.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini