Laporan Wartawan Tribunnews, Fitri Wulandari
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tidak semua orang terlahir sempurna, karena tentunya ada sebagian yang mengalami kekurangan maupun kelainan secara fisik.
Satu diantara banyak kelainan yang dialami sebagian orang sejak lahir, adalah kelainan bawaan telinga bagian luar.
Lalu apa itu kelainan bawaan telinga bagian luar?
Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan (THT) Rumah Sakit Universitas Indonesia (RSUI), dr. R Ayu Anatriera, MPH, Sp.THT-KL., menjelaskan bahwa bagian telinga luar itu dimulai dari daun telinga hingga ke liang telinga, di dalamnya termasuk gendang telinga.
"Telinga luar itu mulai dari daun telinga sampai batas gendang telinga, jadi daun telinga dan liang telinga," ujar dr. Ayu, dalam live talkshow Instagram RSUI bertajuk 'Mengenali Kelainan Bawaan Telinga Luar', Kamis (11/11/2021).
Sementara untuk telinga bagian tengah itu termasuk diantaranya tulang pendengaran hingga koklea.
Koklea ini sangat penting untuk fungsi pendengaran.
Baca juga: Cara Membersihkan Telinga yang Tepat dari Dokter Spesialis THT
"Sedangkan untuk telinga tengah itu liang telinga ke dalam, ada tulang pendengaran, lalu sampai koklea," kata dr. Ayu.
Ia kemudian menjelaskan bahwa kelainan bawaan pada telinga luar adalah kelainan yang diperoleh seseorang saat dilahirkan.
"Untuk telinga luar itu, jadi berbagai jenis kelainan yang terjadi pada daun telinga dan liang telinga yang didapat semenjak lahir, yang kita sebut sebagai kelainan bawaan," jelas dr. Ayu.
Kelainan yang beragam jenisnya itu awalnya disebabkan terjadinya gangguan saat janin mulai terbentuk dalam rahim sang ibu.
"Apa saja? Macam-macam ya, jadi awalnya itu terjadi gangguan pada saat pembentukan janin di rahim," papar dr. Ayu.
Sedangkan untuk waktu pembentukan telinga pada janin, dimulai sejak masa kehamilan 6 minggu.
"Nah pembentukan telinga itu kapan? Sejak 6 minggu kehamilan atau 6 minggu perkembangan embrio itu sudah mulai terbentuk telinga," tutur dr. Ayu.
Baca juga: Ternyata Berbahaya, Ini Kata Ahli Soal Bersihkan Telinga dengan Cotton Bud
Baca tanpa iklan