Kondisi ini dapat memicu kematian mendadak, terutama pada usia muda.
“Penyakit-penyakit genetik ini sering tidak terdeteksi karena tidak ada keluhan sebelumnya. Namun, bisa menyebabkan jantung berhenti tiba-tiba,” jelas Jibril.
Selanjut riwayat keluarga. Jika ada anggota keluarga yang meninggal mendadak di usia muda, risiko seseorang mengalami hal serupa juga meningkat.
Terakhir, tekanan psikis dan kelelahan berat, termasuk stres emosional yang intens, dapat memicu gangguan irama jantung.
Walau keduanya terdengar sepele, faktor ini pun ternyata tidak boleh dianggap remeh.
Baca tanpa iklan