News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Merokok Tidak Hanya Rusak Paru-paru tapi Juga Otak

Editor: Eko Sutriyanto
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI ROKOK - Bahaya menghisap rokok dan vape selama ini lebih banyak dikaitkan dengan kerusakan organ pernapasan seperti paru-paru dan jantung. Namun, temuan medis terbaru mengungkapkan bahwa dampaknya jauh lebih luas, termasuk terhadap otak — terutama pada anak-anak dan remaja yang masih berada dalam tahap pertumbuhan.

Dalam jangka panjang, hal ini bisa memengaruhi prestasi belajar, hubungan sosial, hingga kesejahteraan psikologis anak dan remaja.

Anak Kecil Lebih Rentan Jadi Korban

Tak hanya remaja, bayi dan balita pun sangat rentan terhadap paparan asap rokok, terutama sebagai perokok pasif di lingkungan rumah.

Sistem saraf dan organ tubuh mereka yang belum berkembang sempurna membuat mereka lebih mudah mengalami gangguan kesehatan.

Oleh karena itu, rokok dan vape seharusnya tidak memiliki tempat di sekitar anak-anak, baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dalam konteks kesehatan masyarakat, mencegah paparan sejak dini adalah langkah krusial untuk memutus rantai risiko jangka panjang.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini