News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Tiga Metode Efektif Berhenti Merokok Menurut Dokter Paru

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DILARANG MEROKOK - Pegunjung melintasi papan bertuliskan larangan merokok di salah satu pintu masuk Bandung Electronic Center (BEC), Jalan Purnawarman, Kota Bandung, Selasa (18/4/2017). Pusat perbelanjaan elektronik terbesar di Kota Bandung itu menyediakan tempat khusus untuk merokok Smoking Room di salah satu pojok di halaman mal agar karyawan dan pengunjung tidak merokok disembarang tempat dan dilarang merokok di dalam mal. TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN

Jika biasanya menghabiskan 24 batang sehari, kurangi secara bertahap.

“Hari pertama dikurangi dari 24 menjadi 20, lalu jadi 16, dan seterusnya hingga hari ketujuh,” paparnya.

Pola pengurangan ini memungkinkan tubuh beradaptasi tanpa tekanan psikologis yang terlalu besar.

Jangan Ragu Mencari Bantuan Medis

Bagi sebagian orang, gejala putus nikotin seperti gelisah, sakit kepala, atau nafsu makan berlebih membuat mereka kembali merokok. 

Jika hal ini terjadi, dr. Luthfia menyarankan untuk tidak segan mencari pertolongan.

“Kita kan sudah banyak ya klinik berhenti merokok. Nah itu bisa dilakukan secara counseling. Kemudian apabila dibutuhkan, memang nanti ada terapi farmakologisnya,” ujarnya.

Menurutnya, keputusan berhenti merokok adalah langkah besar untuk menyelamatkan diri dan orang-orang di sekitar dari ancaman penyakit berbahaya, seperti kanker paru, penyakit jantung, hingga stroke. 

Yang terpenting, proses ini dimulai dari niat yang kuat dan komitmen untuk terus berusaha, meskipun sempat gagal.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini