News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Benarkah Luka yang Gatal Tanda Sembuh? Begini Penjelasan Dokter

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi luka bakar. Banyak orang percaya bahwa luka yang terasa gatal berarti sedang dalam proses penyembuhan. 

Salah satu kesalahan yang masih sering dilakukan masyarakat adalah merendam luka dalam air garam karena dianggap bisa “membersihkan” dan mempercepat penyembuhan. 

Padahal, tindakan ini justru bisa mengiritasi jaringan baru yang masih rapuh.

“Kalau dia tidak begitu mengganggu, dibiarkan aja. Tapi kalau mengganggu, nanti bisa ditambahin dengan obat-obatan,” jelas dr. Heri.

Ia menambahkan, penggunaan air garam tidak disarankan karena dapat mengganggu kelembapan luka.

Luka yang terlalu kering justru membuat jaringan baru sulit tumbuh dengan optimal. 

Jika rasa gatal cukup mengganggu, dokter dapat meresepkan salep atau obat tertentu untuk membantu mengurangi sensasi tersebut tanpa merusak jaringan yang sedang tumbuh.


*Jangan Asal Mengelupas Luka yang Gatal*

Banyak orang tidak tahan dengan sensasi gatal dan akhirnya memilih untuk mengelupas kerak luka atau menggaruknya hingga terbuka. 

Padahal, kebiasaan ini bisa berbahaya karena dapat merusak kulit sehat di bawahnya dan menyebabkan luka baru.

“Dibuka, tapi harus orang medis yang buka, harus dengan cara tertentu. Jadi, jangan sampai kulitnya yang bawah yang sehat itu ikut terbuka. Nanti kan membuat luka baru jadinya begitu,” tegas dr. Heri.

Tindakan mengelupas luka tanpa pengawasan tenaga medis dapat memperlambat proses penyembuhan, menimbulkan perdarahan, bahkan meninggalkan bekas luka permanen. 

Oleh karena itu, bila kerak sudah tampak menghitam atau keras, sebaiknya dikonsultasikan kepada tenaga kesehatan agar dapat dibersihkan dengan cara yang aman.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini