News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Modernisasi Data Kesehatan Mudahkan Layanan, AI Bukan Sekadar Tren

Penulis: Anita K Wardhani
Editor: Seno Tri Sulistiyono
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

LAYANAN KESEHATAN - Ilustrasi. MDLA menggarap digitalisasi di seluruh titik kritis rantai distribusi kesehatan melalui GoApotik yakni platform pemesanan produk kesehatan dan obat resep yang terhubung dengan jaringan apotek.

Ringkasan Berita:

  • MDLA telah memanfaatkan sistem teknologi untuk mencatat dan mengelola data operasional dalam skala besar.
  • Transformasi digital bukan sekadar tren sesaat.
  • Data yang terkumpul selama lebih dari 20 tahun kini diolah untuk menghasilkan insight yang memperkuat pengambilan keputusan bisnis.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Pelayanan kesehatan kini semakin canggih. Modernisasi melalui digitalisasi yang dilakukan tak sekadar tren.

Perusahaan pelayanan kesehatan yang menerapkantransformasi digital, inovasi teknologi, serta modernisasi layanan publik maupun bisnis pun diganjar kepuasan pelanggan hingga buah manis penghargaan.

Sederet perusahaan juga instansi mengakui mendapatkan keuntungan tranformasi digital tersebut.

Bersanding dengan ATR/BPN (Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional), PAM Jaya
dan perusahaan lain, PT Medela Potentia Tbk (MDLA) meraih penghargaan  berkat fondasi digital dua dekade dan pemanfaatan AI dalam rantai pasok kesehatan.

Baca juga: Hasil Studi Terbaru : Nutrisi Medis Efektif Turunkan Risiko Infeksi dan Biaya untuk Kesehatan Anak

Perusahaan bersama entitas anak menegaskan komitmennya dalam membangun ekosistem kesehatan modern berbasis teknologi.

Integrasi Data Digital

Sejak 2003, MDLA telah memanfaatkan sistem teknologi untuk mencatat dan mengelola data operasional dalam skala besar.

Data yang terkumpul selama lebih dari 20 tahun kini diolah untuk menghasilkan insight yang memperkuat pengambilan keputusan bisnis.

Information Technology Director MDLA, Cahyadi Suwindra Sugondo, menegaskan bahwa transformasi digital bukan sekadar tren sesaat.

“Kami sudah menggunakan digital sejak 2003 dan data yang terkumpul sangat banyak. Kami sekarang mencoba mengolah data tersebut, mencari insight apa yang bisa disimpulkan menggunakan teknologi seperti AI,” jelasnya.

Modernisasi Ekosistem Kesehatan

MDLA menggarap digitalisasi di seluruh titik kritis rantai distribusi kesehatan melalui GoApotik yakni platform pemesanan produk kesehatan dan obat resep yang terhubung dengan jaringan apotek.

GPOS B2B & GPOS Lite: sistem operasional apotek untuk pemesanan langsung ke prinsipal, sekaligus meningkatkan akurasi pencatatan stok dan transaksi.

Warehouse Management System (WMS): dilengkapi pemantauan suhu real-time, barcode system, dan integrasi inventori untuk mempercepat pemenuhan permintaan.

AI Optimizer Planning System: merencanakan pengadaan dan alokasi produk lebih presisi sesuai pola permintaan dan ketersediaan stok.

AI-powered courier routing: mengoptimalkan rute pengiriman agar distribusi ke apotek dan fasilitas kesehatan lebih cepat dan konsisten.

Infostep App: mendukung tim komersial dengan pemantauan stok, histori transaksi, dan pemesanan langsung via perangkat mobile.

Semua sistem ini terhubung dalam platform TI terpadu yang dirancang untuk memperkuat distribusi modern, responsif, dan andal.

Komitmen digital ini diyakini erat kaitannya dengan agenda keberlanjutan. HR & Sustainability Director, Nancy Kartika, menekankan bahwa inovasi bukan hanya soal efisiensi, tetapi juga menjaga kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

“Pendekatan teknologi membantu kami menjaga konsistensi layanan, meningkatkan transparansi, dan memastikan kualitas di seluruh proses,” ujarnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini