Ringkasan Berita:
- Penyakit thalassemia adalah kelainan darah merah bawaan.
- Kegiatan donor darah merupakan salah satu kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan.
- J Trust Bank memberikan perhatian khusus pada masyarakat penderita thalassemia.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Indonesia disebut termasuk dalam kelompok negara yang berisiko tinggi thalassemia.
Penyakit thalassemia adalah kelainan darah merah bawaan akibat tidak diproduksinya rantai protein atau globin pembentuk HB utama.
Penderita thalassemia tersebut sangat membutuhkan tranfusi darah dan pengobatan seumur hidupnya.
Oleh sebab itu, PT Bank JTrust Indonesia Tbk (J Trust Bank) didukung penuh oleh Unit Pengelola Darah RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo mengadakan donor darah bertajuk ‘Care for Thalassemia Survivors’.
Direktur Utama J Trust Bank, Ritsuo Fukadai menjelaskan, kegiatan donor darah merupakan salah satu kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan yang J Trust Bank rutin jalankan setidaknya dua kali dalam setahun.
"Kegiatan donor darah juga memberikan manfaat kesehatan yang besar bagi pendonornya yang sebagian besar adalah karyawan J Trust Bank," ujar Ritsuo dikutip Sabtu (29/11/2025).
Pada kegiatan donor darah kali ini, J Trust Bank memberikan perhatian khusus pada masyarakat penderita thalassemia, di mana penyakit kelainan darah ini membutuhkan transfusi darah dan pengobatan seumur hidupnya.
Diketahui, Indonesia merupakan negara yang berada dalam sabuk thalassemia dengan prevalensi carrier (pembawa) thalassemia mencapai sekitar 3-10 persen dari seluruh populasi.
Baca juga: Perjuangan Fadel Nooriandi, Penyintas Thalassemia: Kami Tidak Mencari Simpati, Kami Mencari Keadilan
Berdasarkan data dari Yayasan Thalassemia Indonesia pada 2021, terjadi peningkatan kasus thalassemia sejak 2012 dari 4.896 kasus menjadi 10.973 kasus hingga Juni 2021.
Baca tanpa iklan