News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

ASD Jantung Sering Tak Bergejala di Usia Anak-anak, Ahli Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KELAINAN JANTUNG- Banyak orang tua tidak menyadari bahwa anak mereka bisa saja memiliki kelainan penyakit jantung bawaan yang tidak menimbulkan keluhan pada tahun-tahun pertama kehidupan. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Banyak orang tua tidak menyadari bahwa anak mereka bisa saja memiliki kelainan penyakit jantung bawaan yang tidak menimbulkan keluhan pada tahun-tahun pertama kehidupan. 

Salah satunya adalah Atrial Septal Defect (ASD) atau defek septum atrium, kondisi ketika sekat jantung tidak menutup sempurna sejak fase janin.

Echocardiologist Heartology Cardiovascular Hospital, dr. Ario Soeryo Kuncoro, Sp.JP(K), FIHA, menjelaskan bahwa septum atrium memang merupakan bagian sekat jantung yang penutupannya tidak selalu sempurna saat proses perkembangan janin.

Baca juga: Ahli Kardiologi Ungkap Banyak Penyakit Jantung Bawaan Tidak Terdeteksi Hingga Dewasa, Ini Bahayanya

Kelainan ini bisa muncul dan baru terdeteksi di berbagai kelompok usia.

Hal ini diungkapkan pada diskusi virtual terkait keberhasilan Heartology dalam melakukan Minimally Invasive Cardiac Surgery (MICS) dengan kombinasi tiga tindakan kompleks sekaligus. 

“Septum atrium adalah bagian dari sekat jantung yang memang tidak menutup sempurna. Pada saat proses tubuhnya janin dan proses penutupan dari sekat tersebut juga tidak sepurna dan ditemui. Pada akhirnya pada semua kelompok umur setelah lahir,” ujarnya secara virtual, Kamis (11/12/2025). 

Banyak Anak dengan ASD Tidak Menunjukkan Keluhan Awal

ASD termasuk kelainan jantung bawaan yang sering kali tidak menimbulkan gejala pada awal kehidupan. 

Karena tidak tampak sakit atau lemah, anak tetap aktif dan tumbuh normal sehingga orangtua tidak curiga.

Namun dr. Ario menekankan bahwa ketiadaan gejala bukan berarti aman. 

Saat lubang pada sekat jantung cukup besar, pencampuran aliran darah akan terus terjadi dan bisa mengakibatkan peningkatan tekanan pada paru di kemudian hari.

“Pada awal-awal kehidupan pasien dengan ASD atau defect septum atrium ini tidak mengalami keluhan,"imbuhnya.

Kondisi ini sering baru terdeteksi saat anak mulai mengalami mudah lelah, nafas cepat, atau ketika dokter mendengar bunyi jantung yang mengarah ke kelainan.

Jenis ASD dan Pentingnya Menentukan Lokasi serta Ukuran Defek

ASD memiliki variasi bentuk dan ukuran. Lubang bisa kecil, besar, tunggal, bahkan lebih dari satu, dengan posisi yang berbeda-beda di bagian sekat jantung. 

Baca juga: Penyakit Jantung Bisa Dicegah Jika Dikenali Sejak Dini, Ini Caranya

Variasi ini menentukan beratnya kondisi dan pilihan tindakan.

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini