TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gigi yang tampak menguning sering dikaitkan alasan utamanya karena jarang menggosok gigi.
Padahal hal tersebut bukanlah menjadi faktor utama.
Menurut drg. Aswar Sandi, ada banyak faktor dari kebiasaan sehari-hari yang tanpa disadari dapat mempercepat gigi kehilangan warna alaminya.
"Apa saja gaya hidup yang bisa memperburuk kondisinya? Yang pertama adalah kopi dan teh. Selanjutnya adalah merokok. Di dokter gigi, musuh bebuyutan kami itu kopi dan rokok," kata drg. Aswar Sandi di acara peluncurkan pasta gigi usmile di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, baru-baru ini.
Ia menjelaskan, kebiasaan mengonsumsi kopi dan teh dapat memicu bakteri bekerja lebih aktif.
Oleh karena itu cepat membentuk plak di permukaan gigi dan menyebabkan terlihat semakin kuning.
Apabila teknik menyikat gigi tidak dilakukan dengan benar, plak yang menumpuk lama-kelamaan bisa mengeras dan berubah menjadi karang gigi.
Selain itu, kandungan asam dalam kopi dan teh juga berisiko melemahkan enamel atau lapisan pelindung gigi.
Enamel yang terkikis membuat gigi lebih rentan mengalami perubahan warna.
Tak hanya itu, merokok juga menjadi salah satu kebiasaan yang sangat merugikan kesehatan, termasuk kesehatan gigi dan mulut.
Selain meningkatkan risiko kanker, penyakit jantung, serta gangguan reproduksi, merokok dapat menyebabkan gigi menguning.
Hal tersebut disebabkan oleh kandungan lebih dari 100 zat kimia berbahaya dalam rokok.
"Nikotin, salah satunya, dapat langsung menempel di permukaan gigi dan membentuk noda gelap serta plak yang sulit dihilangkan," tuturnya.
Untuk mencegah gigi tampak kuning, menyikat gigi secara rutin dua kali sehari menjadi langkah utama yang wajib dilakukan.
Baca tanpa iklan