“Sampai saat ini tidak terbukti bahwa keparahan itu lebih tinggi daripada varian yang lainnya, jadi masih mirip dengan varian lain dari flu A. Dan dikatakan bahwa imunisasi influenza masih baik, masih bisa menurunkan penularan atau keparahan,” jelasnya.
Kerentanan justru lebih banyak ditemukan pada mereka yang tidak mendapatkan imunisasi influenza.
Karena influenza beredar sepanjang tahun di Indonesia, imunisasi dianjurkan diberikan begitu anak berusia enam bulan, tanpa harus menunggu musim tertentu.
Selain imunisasi, penerapan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) tetap menjadi langkah penting dalam mencegah penularan influenza.
Penggunaan masker saat sakit, rajin mencuci tangan, menjaga jarak dari orang yang sedang sakit, serta menerapkan etika batuk menjadi upaya sederhana namun efektif.
Influenza bukan penyakit sepele. Kesadaran bahwa influenza bisa berakibat fatal, terutama pada balita dan lansia, menjadi langkah awal untuk mencegah dampak yang lebih buruk.
Dengan pencegahan yang tepat, risiko keparahan dan kematian akibat influenza dapat ditekan sejak dini.
Baca tanpa iklan