Ia juga menekankan peran strategis tenaga kesehatan dalam keberhasilan program ini.
Menurutnya, keterlibatan langsung tenaga medis di lapangan menjadi kunci utama agar layanan CKG dapat menjangkau masyarakat luas.
“Tenaga kesehatan menjadi garda terdepan dalam memastikan layanan CKG dapat menjangkau masyarakat, baik di puskesmas, sekolah, maupun komunitas,” kata Aji.
Lebih lanjut, Aji menilai keberhasilan CKG tidak terlepas dari kolaborasi lintas sektor antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, tenaga kesehatan, serta masyarakat.
Ke depan, Kementerian Kesehatan berharap program CKG terus diperkuat sebagai fondasi layanan kesehatan promotif dan preventif.
Program CKG diharapkan tidak hanya menjadi layanan pemeriksaan gratis semata, tetapi juga mendorong perubahan perilaku masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan melalui deteksi dini dan pemeriksaan rutin sejak dini.
Baca tanpa iklan