News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kasus Sedikit, Dampak Bisa Fatal, Ini Mengapa Virus Nipah Perlu Waspada Tinggi

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Erik S
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Ilustrasi virus Nipah - Virus Nipah kembali menjadi perhatian setelah dua kasus terkonfirmasi muncul di India. 

Diperkirakan antara 40 persen hingga 75 persen dan berpotensi menyebabkan epidemi.

Baca juga: Menkes Ungkap Alasan Indonesia Belum Tutup Pintu Perbatasan di Tengah Ancaman Virus Nipah

Ia juga mengingatkan agar publik tidak terjebak pada sensasionalisasi angka kematian tanpa memahami konteks epidemiologinya.

“Case fatality rate yang tinggi tidak serta-merta mengartikan bahwa penyakit ini ganas,” jelas Dicky.

Tingginya angka kematian, menurutnya, berkaitan dengan belum tersedianya vaksin dan terapi spesifik untuk virus Nipah.

Dicky menambahkan, ancaman terbesar bukan semata dari kasus impor, melainkan potensi kasus lokal. 

Indonesia memiliki faktor ekologis yang memungkinkan terjadinya spillover, termasuk keberadaan kelelawar buah.

Meski demikian, ia menegaskan bahwa situasi saat ini belum mengarah pada eskalasi global.

“Kecenderungan kecil dia menjadi pandemi itu sangat kecil sebetulnya,” pungkasnya.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini