Ringkasan Berita:
- Perempuan diimbau meningkatkan kesadaran skrining rutin kanker payudara dan serviks, yang masih menjadi kasus tertinggi di Indonesia menurut Global Cancer Observatory 2022.
- Memperingati Hari Kanker Sedunia, Suherman Widyatomo Integrated Cancer Center bersama Sentra Medika Hospital Cibinong menyediakan 500 skrining gratis dan menggelar kampanye deteksi dini kanker.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perempuan diminta meningkatkan kesadaran akan pentingnya pemeriksaan rutin, khususnya terhadap kanker serviks dan kanker payudara.
Dua jenis kanker yang paling banyak menyerang perempuan di Indonesia.
Berdasarkan data Global Cancer Observatory (GCO) tahun 2022, tercatat lebih dari satu juta penderita kanker di Indonesia dengan ratusan ribu kasus baru setiap tahunnya.
Kanker payudara dan serviks masih menduduki peringkat tertinggi pada perempuan, dan sebagian besar kasus terdeteksi saat sudah memasuki stadium lanjut. Rendahnya kesadaran serta terbatasnya akses skrining menjadi tantangan utama.
Sebagai bentuk komitmen nyata, Suherman Widyatomo Integrated Cancer Center (SWICC) bersama Sentra Medika Hospital Cibinong menyediakan 500 layanan skrining kanker gratis bagi masyarakat.
Program ini diprioritaskan untuk individu dengan faktor risiko atau riwayat keluarga penderita kanker melalui proses seleksi awal.
Peserta juga mendapatkan edukasi komprehensif mengenai pencegahan, gejala awal, hingga pentingnya pemeriksaan rutin.
Dalam rangka memperingati Hari Kanker Sedunia pada 4 Februari 2026, Sentra Medika Hospital Cibinong bersama SWICC meluncurkan kampanye besar bertajuk SWICC Stronger Together Journey dengan tema 'Stronger in Awareness, Together in Detection'.
Dr. drg. Eddy Suharso S.H. M. Kes selaku Presiden Direktur Sentra Medika Hospital Group menekankan bahwa fokus utama SWICC saat ini adalah kanker payudara dan kanker serviks, mengingat kedua jenis kanker ini masih mendominasi kasus di Indonesia.
"Tidak ada negara yang sehat jika masyarakatnya sakit, dan tidak ada masyarakat yang sehat jika ibunya sakit. Itulah mengapa kami sangat konsen pada kesehatan wanita," ujarnya
Melalui kampanye Stronger Together Journey, SWICC ingin membangun gerakan kolektif bahwa melawan kanker bukan hanya tanggung jawab tenaga medis, tetapi juga membutuhkan partisipasi aktif masyarakat.
Edukasi yang tepat dan deteksi sejak dini menjadi langkah penting agar kanker dapat ditemukan lebih awal dan ditangani secara optimal.
Baca tanpa iklan