News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Ramadan 2026

Keluhan Jerawat dan Gangguan Menstruasi Melonjak di Awal Ramadan

Penulis: Aisyah Nursyamsi
Editor: Willem Jonata
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Ramadan identik dengan perubahan ritme hidup. Jam makan bergeser, pola tidur berubah, dan tubuh dipaksa beradaptasi dalam waktu singkat. 

Di balik keluhan umum seperti gangguan pencernaan, ada masalah kesehatan lain yang jarang disorot namun justru meningkat tajam pada minggu pertama puasa yaitu jerawat dan gangguan menstruasi.

Laporan Indonesia Health Insights Report 2026 Q1 dari Halodoc mencatat gangguan pencernaan masih menjadi keluhan terbanyak di awal Ramadan. 

Maag dan GERD melonjak dibandingkan rata-rata mingguan sebelum puasa, dengan puncak keluhan konsisten muncul pada hari ke-3 Ramadan selama dua tahun terakhir.

Bersamaan dengan itu, 68 persen pengguna juga melaporkan pusing berputar atau vertigo. 

Baca juga: Perempuan Masih Hadapi Krisis Kesehatan, Akses Informasi Terkait Menstruasi Terbatas

Analisis data menunjukkan kondisi ini banyak dipicu perubahan pola tidur, kelelahan, dan dehidrasi saat tubuh menyesuaikan diri dengan ritme biologis baru.

Namun yang menarik, laporan tersebut menyoroti lonjakan keluhan kesehatan yang kerap luput dari perhatian. 

Pada minggu pertama puasa, gangguan menstruasi meningkat rata-rata lebih 44 persen dibandingkan rata-rata mingguan sebelum Ramadan 2025. 

Sementara itu, konsultasi terkait jerawat naik sebesar lebih 22 persen.

Sepanjang Ramadan, perempuan paling sering berkonsultasi soal telat haid, haid tertunda selama puasa, flek di luar jadwal, hingga nyeri haid yang terasa lebih berat. 

Di sisi lain, keluhan kulit yang muncul meliputi jerawat meradang, bruntusan, komedo, bekas jerawat yang memburuk, serta rasa gatal dan kemerahan.

Menurut dokter umum dr Irwan Heriyanto, fase awal Ramadan merupakan periode adaptasi biologis yang krusial bagi tubuh.

“Perubahan rutinitas seperti jam makan dan tidur selama Ramadan mempengaruhi keseimbangan hormon dan metabolisme tubuh,"ungkap dr Irwan pada keterangannya, Kamis (19/2/2026). 

Kurang tidur, konsumsi makanan tinggi gula saat berbuka, serta perubahan pola hidrasi dapat memicu peradangan kulit. 

Halaman
12
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini