News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Faktor Penentu Kualitas Hidup bagi Penyintas Kanker Lansia

Editor: Anita K Wardhani
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

PENYINTAS KANKER LANSIA Jumlah penyintas kanker di Indonesia terus meningkat dalam satu dekade terakhir, termasuk pada kelompok usia lanjut. Di tengah tren tersebut, Dokter Spesialis Penyakit Dalam Konsultan Hematologi Onkologi Daniel Rizky menekankan, penanganan yang tepat, deteksi dini, serta dukungan keluarga menjadi cara agar penyintas kanker lansia tetap memiliki kualitas hidup yang baik, bukan sekadar bertahan lebih lama.

“Keberhasilan terapi tidak hanya diukur dari angka survival rate, tetapi juga dari respon tumor terhadap pengobatan serta kualitas hidup pasien. Terapi yang ideal adalah yang efektif tanpa membuat kondisi pasien semakin memburuk,” tambah dokter di Primaya Hospital Semarang ini.

 Dukungan keluarga memegang peran penting.

Salah satu kesalahan yang kerap terjadi adalah pembatasan makanan secara ekstrem akibat mitos yang beredar.

Padahal pasien yang menjalani terapi membutuhkan asupan nutrisi cukup untuk membantu proses pemulihan. 

“Kanker tak hanya penyakit biologis, tetapi juga berdampak sosial dan emosional. Support system yang kuat membantu pasien tetap semangat dan tidak merasa sendirian dalam menjalani terapi,” ujarnya.

Setelah menyelesaikan pengobatan, lansia penyintas kanker tetap perlu kontrol dan pemantauan rutin untuk mendeteksi kemungkinan kekambuhan serta memantau efek samping terapi.

Penanganan tepat bagi penyintas kanker lansia adalah kombinasi antara terapi medis yang terukur dan dukungan keluarga yang optimal.

“Tujuannya bukan sekadar memperpanjang usia, tetapi memastikan kualitas hidup tetap terjaga,” pesan dr. Daniel.

 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini