3. Multivitamin
Dr. Austin Lake baru-baru ini memperingatkan masyarakat mengenai penggunaan multivitamin yang sangat populer.
Meski terlihat sebagai cara praktis untuk mendapatkan berbagai nutrisi penting sekaligus, ia menilai multivitamin tidak selalu memberikan manfaat yang signifikan. Menurutnya, produk ini berpotensi menjadi pemborosan uang karena tingkat penyerapan (bioavailabilitas) yang rendah serta adanya berbagai bahan tambahan buatan.
Dr. Lake menganjurkan agar kebutuhan nutrisi lebih diutamakan dari pola makan yang seimbang daripada mengandalkan multivitamin yang dipasarkan secara luas.
4. Probiotik
Mengenai probiotik, Dr. Lake mengatakan bahwa produk ini sering kali menjadi pemborosan karena banyak orang membeli jenis atau jumlah probiotik yang tidak sesuai kebutuhan.
Ia menyarankan agar konsumen memastikan jumlah probiotik yang dikonsumsi cukup, biasanya berkisar antara 10 miliar hingga 100 miliar CFU (colony-forming units), tergantung kondisi kesehatan masing-masing.
Selain itu, ia menekankan pentingnya mendapatkan kultur hidup alami dari makanan fermentasi seperti kefir, sauerkraut, kimchi, dan kombucha.
5. Suplemen "Pembakar Lemak" (Fat Burner)
Suplemen penurun berat badan yang dipasarkan sebagai "fat burner" masih menjadi salah satu produk yang paling agresif dipromosikan dalam industri suplemen.
Para ahli memperingatkan bahwa banyak produk ini lebih mengandalkan campuran stimulan dan klaim pemasaran yang berlebihan daripada bukti ilmiah yang kuat.
Banyak di antaranya mengandung turunan kafein, stimulan herbal, atau senyawa eksperimental dengan jumlah yang tidak diungkapkan secara jelas dan belum disetujui oleh FDA untuk tujuan penurunan berat badan.
Kurangnya transparansi ini dapat meningkatkan risiko efek samping seperti jantung berdebar, kecemasan, tekanan darah tinggi, dan gangguan tidur.
Para profesional kesehatan menegaskan bahwa suplemen yang menjanjikan penurunan berat badan cepat dengan usaha minimal patut dicurigai, terutama jika kandungan dan dosis bahan-bahannya tidak dijelaskan secara terbuka.
(*)
Baca tanpa iklan