Menurut Hari keberadaan Box tersebut memang semacam kebiasaan saja, dari para pengendara sepeda motor untuk membawa peralatan ataupun helm pengaman kepala. "Rata-rata mereka menaruh helm atau tas peralatan mereka di dalam box tersebut," ujarnya.
Sepanjang pengamatan Radio Sonora, para pengendara sepeda motor di Singapura begitu menghargai pejalan kaki. Di lokasi Zebra Cross mereka berhenti di belakang garis putih pada saat lampu pengatur lalu lintas berwarna kuning atau hijau.
Mereka juga memarkirkan kendaraan sejajar dengan rapi di pinggir jalan, bukan serong. Tak ada satu pun pengendara motor di Singapura yang melewati kawasan pedestrian sekali pun dalam kondisi macet pada saat pulang kerja atau jam-jam istirahat makan siang. (Laporan Radio Sonora/Jumar Sudiyana)
Baca tanpa iklan