TRIBUNNEWS.COM - Dalam menjalankan ibadah, tidak jarang seseorang merasakan hati yang mudah teralihkan dan sulit untuk fokus sehingga kekhusyukan berkurang.
Dalam kondisi seperti ini, Islam mengajarkan umatnya untuk segera kembali mengingat Allah dengan berdoa dan memohon pertolongan agar hati tetap tenang dan istiqamah dalam beribadah.
Salah satu doa yang diajarkan oleh Rasulullah SAW adalah memohon keteguhan hati agar selalu berada di atas jalan agama-Nya, terutama ketika rasa lalai dan tidak khusyuk mulai muncul dalam ibadah, misalnya ketika sholat.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) menjelaskan bahwa orang yang beruntung adalah mereka yang khusyuk dalam sholat dan ibadah lainnya.
Allah SWT berfirman: “Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, yaitu orang-orang yang khusyuk dalam shalatnya.” (QS. Al-Mu’minun: 1–2)
Dalam Kitab al-Witr oleh Sunan Abu Dawud, terdapat doa yang dapat dibaca ketika merasa tidak khusyuk dalam berdoa.
Doa Ketika Tidak Khusyuk dalam Sholat
اللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ، وَشُكْرِكَ، وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
Allahumma a‘inni ‘ala dzikrika wa syukrika wa husni ‘ibadatik
Artinya: “Ya Allah, tolonglah aku untuk selalu mengingat-Mu, bersyukur kepada-Mu, dan memperbaiki ibadahku kepada-Mu.” (HR. Daud)
Baca juga: Doa Saat Menunggu Waktu Wukuf di Arafah, Puncak Ibadah Haji
Atau,
يَا مُقَلِّبَ الْقُلُوبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِينِكَ
Yā Muqallibal-qulūb, tsabbit qalbī ‘alā dīnik
Artinya: “Wahai Yang membolak-balikkan hati, tetapkan hatiku di atas agama-Mu.” (HR. Tirmidzi)
Kapan Doa Tersebut Dibaca?
Doa memohon kekhusyukan dalam sholat bisa dibaca sebelum sholat dimulai (saat menunggu iqamah atau sebelum takbiratul ihram), setelah sholat selesai (setelah salam), atau di luar sholat/kapan saja saat merasa hati sulit fokus atau lalai dalam ibadah.
Tidak dianjurkan dibaca di tengah sholat, karena sholat memiliki bacaan yang sudah ditetapkan (takbir, Al-Fatihah, rukuk, sujud, dll.)
Doa dengan lafaz tertentu di luar bacaan sholat dapat membatalkan sholat jika dilakukan tidak pada tempatnya.
Dalil Tentang Kekhusyukan dalam Sholat
Kekhusyukan dalam sholat merupakan salah satu ciri utama orang beriman yang benar-benar menghadirkan hatinya ketika beribadah kepada Allah SWT.
Baca tanpa iklan