News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bacaan Doa

Doa Ketika Tidak Khusyuk dalam Sholat dan Ibadah Lainnya

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Nuryanti
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOA SAAT TIDAK KHUSYUK - Gambar dibuat di Be Funky dan Paint, Jumat (15/5/2026). Muslim dianjurkan untuk khusyuk ketika sholat dan menjalankan ibadah lainnya. Tujuannya adalah meningkatkan keimanan dan kedekatan dengan Allah SWT.

Al-Qur’an menegaskan bahwa keberuntungan sejati ada pada orang-orang yang khusyuk dalam sholatnya, sebagaimana firman Allah: “Sungguh beruntung orang-orang yang beriman, (yaitu) orang yang khusyuk dalam salatnya.” (QS. Al-Mu’minun: 1–2).

Ayat ini menunjukkan bahwa khusyuk bukan sekadar tambahan dalam ibadah, tetapi menjadi tanda utama keberhasilan seorang mukmin dalam menjalankan sholat.

Lebih lanjut, Allah SWT juga mengajarkan bahwa sholat merupakan sarana pertolongan spiritual bagi manusia dalam menghadapi kehidupan, meskipun terasa berat bagi orang yang tidak khusyuk.

Hal ini ditegaskan dalam firman-Nya: “Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan (salat) itu sungguh berat, kecuali bagi orang-orang yang khusyuk.” (QS. Al-Baqarah: 45).

Ayat ini menggambarkan bahwa kekhusyukan membuat sholat menjadi ringan dan menenangkan, sedangkan hati yang lalai akan merasakan sebaliknya.

Selain menjadi sarana kedekatan dengan Allah, sholat yang khusyuk juga memiliki dampak besar dalam kehidupan sehari-hari, yaitu mencegah seseorang dari perbuatan keji dan mungkar. 

Allah SWT berfirman: “Sesungguhnya salat itu mencegah dari (perbuatan) keji dan mungkar. Dan (ketahuilah) mengingat Allah (salat) itu lebih besar (keutamaannya dari ibadah yang lain). Allah Mengetahui apa yang kamu kerjakan.” (QS. Al-‘Ankabut: 45).

Ini menunjukkan bahwa kualitas sholat seseorang sangat berpengaruh terhadap perilaku dan akhlaknya di luar ibadah.

Rasulullah SAW juga memberikan bimbingan agar umat Islam menumbuhkan kesadaran penuh saat sholat, seolah-olah itu adalah sholat terakhir dalam hidupnya.

Rasulullah SAW bersabda: “Shalatlah seperti shalatnya orang yang hendak berpisah.” (HR. Ibnu Majah).

Hadis ini mengajarkan pentingnya menghadirkan kesungguhan dan fokus, karena sholat bukan sekadar rutinitas, tetapi pertemuan seorang hamba dengan Tuhannya.

Dalam hadis lain, Rasulullah SAW memberikan perumpamaan tentang sholat lima waktu yang menghapus dosa-dosa seorang muslim, sebagaimana sabdanya: “Bagaimana pendapat kalian jika ada sungai di depan rumah seseorang, ia mandi di sungai itu lima kali sehari, apakah akan tersisa kotoran di tubuhnya?” Para sahabat menjawab, “Tidak.” Beliau bersabda, “Demikianlah perumpamaan sholat lima waktu; Allah menghapus dosa-dosa dengan sholat itu.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Namun, penghapusan dosa ini akan lebih sempurna ketika sholat dilakukan dengan khusyuk dan penuh kesadaran.

Selain itu, Rasulullah SAW juga menjanjikan keutamaan besar bagi sholat yang dilakukan dengan wudhu sempurna dan kekhusyukan hati.

Rasulullah SAW bersabda: “Tidaklah seorang Muslim berwudhu dengan sempurna, lalu shalat dua rakaat dengan khusyuk, melainkan surga wajib baginya.” (HR. Muslim).

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini