Banyak cara untuk berinvestasi, seperti menyiapkan dana pensiun, investasi di dana indeks, maupun membuat kontribusi reguler ke aplikasi tabungan dan investasi lainnya.
Mahadevan juga menyarankan untuk mencoba produk atau layanan sebelum berinvestasi didalamnya.
Hal tersebut dilakukan agar bisa lebih memahami bagaimana sebuah perusahaan beroperasi.
2. Punya tujuan yang jelas
Memiliki perencanaan yang baik untuk keuangan merupakan hal yang baik, agar tidak terjadi kesalahan keuangan di masa mendatang.
Perencanaan keuangan dapat dimulai dengan memprioritaskan kebutuhan jangka pendek dan jangka panjang.
Hal tersebut dilakukan agar porsi pengeluaran bisa diatur dengan tepat.
Rumus 50% pendapatan untuk kebutuhan sehari-hari, 20% digunakan untuk kebutuhan finansial lain seperti tabungan, investasi, dan lainnya, yang terakhir 30% dapat digunakan untuk kebutuhan pribadi.
Baca: Derita Gejala Diabetes? Anda Masih Bisa Puasa Asal Ikuti Tips Ini
3. Kontrol gaya hidup
Banyak dari milenial yang kalap menghabiskan uang saat menerima gaji, hal tersebut dapat membuat perencanaan keuangan menjadi kacau.
Hedonisme dalam lingkungan juga dapat menjadi faktor boros dalam pengeluaran uang bulanan.
Terkadang, mengambil hutang pun ditempuh hanya untuk menuruti nafsu sesaat.
Jika ingin memiliki masa depan yang tenang dalam keuangan, ada baiknya untuk mengontrol gaya hidup hedonisme tersebut.
Kamu bisa menahan keinginan untuk makan makanan mahal, pergi berbelanja barang yang tak perlu, dan menggantinya dengan kegiatan yang lebih bermanfaat.