News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

10 Kebiasaan Sederhana Manusia yang Ternyata Insting Bertahan Hidup

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Bobby Wiratama
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

ILUSTRASI MENATAP PONSEL - Tangkap layar YouTube HD Video Library - No Copyright Footage memperlihatkan seorang pria menatap ponsel. Sering menatap ponsel merupakan salah satu kebiasaan yang berakar dari naluri bertahan hidup manusia zaman dahulu.


TRIBUNNEWS.COM - Dalam kehidupan sehari-hari, manusia sering melakukan berbagai kebiasaan kecil tanpa disadari.

Meski terlihat sepele, banyak di antaranya ternyata berasal dari insting bertahan hidup yang telah terbentuk sejak zaman dahulu.

Naluri ini membantu manusia tetap aman, waspada, dan mampu menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar hingga saat ini.

Dilansir Listverse dengan rujukan data PubMed Central (PMC) dan Psychology.com, berikut 10 perilaku manusia yang sebenarnya merupakan naluri bertahan hidup.

1. Menimbun Barang

Kebiasaan menimbun barang memiliki akar sejarah yang mendalam.

Bagi manusia purba, menimbun barang bukanlah pilihan, melainkan kebutuhan.

Saat belum ada supermarket atau lemari es, menyimpan apa pun yang berpotensi berguna sangat penting untuk bertahan hidup, terutama saat musim dingin atau masa kelaparan.

Penelitian menunjukkan manusia cenderung menyimpan barang ketika berada dalam kondisi stres atau ketidakpastian, yang merupakan strategi bertahan hidup nenek moyang di lingkungan yang tidak stabil.

2. Sering Melihat Ponsel

Jika Anda pernah refresh Instagram untuk kesekian kalinya dalam beberapa menit atau membuka WhatsApp hanya untuk memastikan tidak ada pesan baru, Anda tidak sendirian.

Meski sering dianggap sebagai kecanduan digital, kebiasaan memeriksa ponsel secara kompulsif sebenarnya berakar pada sistem kewaspadaan kuno yang beradaptasi dengan abad ke-21.

Nenek moyang manusia harus terus-menerus memantau lingkungan sekitar untuk mendeteksi ancaman, seperti predator, suku saingan, atau perubahan cuaca mendadak.

Kewaspadaan tinggi inilah yang membuat mereka bertahan hidup.

Baca juga: 10 Tanda Narsisis atau Kemungkinan Memiliki NPD: Salah Satunya Suka Menjadi Pusat Perhatian

Kini, sirkuit saraf yang sama bekerja bukan untuk memantau bahaya, melainkan notifikasi.

Setiap getaran atau pemberitahuan memicu lonjakan kecil dopamin, memperkuat dorongan untuk terus memeriksa ponsel.

3. Bergosip atau Membocorkan Rahasia

Gosip sering dianggap sebagai pemicu konflik sosial.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini