TRIBUNNEWS.COM - Menjelang Natal dan Tahun Baru 2025/2026, siswa di seluruh Indonesia bersiap mengisi waktu luang setelah rangkaian aktivitas sekolah yang padat sepanjang semester ini.
Berdasarkan kalender akademik, libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2025 atau libur semester ganjil ini akan berlangsung mulai 21 Desember 2025 hingga 5 Januari 2026.
Ini memberikan kesempatan lebih dari dua minggu bagi siswa untuk beristirahat atau pergi berlibur.
Namun bagi siswa yang tidak memiliki rencana berlibur dan hanya di rumah saja, bisa melakukan aktivitas seperti, mengeksplorasi minat, dan melakukan kegiatan produktif di rumah.
Libur panjang ini tidak hanya menjadi momen untuk bersantai, tetapi juga kesempatan bagi anak-anak dan remaja untuk mengembangkan kreativitas, keterampilan, dan kebersamaan dengan keluarga melalui berbagai aktivitas seru dan edukatif yang dapat dilakukan di rumah.
15 Ide Seru Mengisi Libur Sekolah Natal dan Tahun Baru 2025/2026 di Rumah
Berikut 15 ide aktivitas seru mengisi libur Nataru di rumah yang dikutip dari berbagai sumber:
1. Maraton Film Keluarga Bertema Natal dan Tahun Baru
Menonton film bersama keluarga menjadi kegiatan sederhana namun efektif untuk mempererat hubungan keluarga.
Pilih film bertema Natal, persahabatan, atau keluarga yang mengandung pesan moral.
Selain menghibur, kegiatan ini juga dapat menjadi sarana diskusi ringan tentang nilai kebersamaan, kasih sayang, dan harapan di tahun baru.
Baca juga: Jadwal Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, Catat Tanggalnya
2. Memasak dan Membuat Kue Bersama
Melibatkan anak dalam kegiatan memasak atau membuat kue tidak hanya menyenangkan, tetapi juga melatih keterampilan hidup.
Anak belajar mengikuti instruksi, mengenal bahan makanan, serta memahami pentingnya kebersihan dan kerja sama.
Momen ini juga bisa menjadi sarana memperkenalkan budaya kuliner khas Natal atau hidangan favorit keluarga.
3. Membuat Kerajinan Tangan (DIY)
Kegiatan DIY seperti membuat hiasan Natal, kartu ucapan, atau dekorasi rumah dapat melatih kreativitas dan imajinasi anak.
Dengan memanfaatkan barang bekas, anak juga belajar tentang kepedulian lingkungan dan pentingnya daur ulang.
Hasil karya mereka dapat dipajang di rumah sebagai bentuk apresiasi.
Baca tanpa iklan