TRIBUNNEWS.COM - Jemaah haji wajib melakukan wukuf di Arafah, yaitu berdiam diri di Arafah untuk beribadah pada 9 Dzulhijjah.
Waktu wukuf dimulai sejak waktu zuhur (matahari tergelincir) hingga matahari terbenam, di mana setiap jemaah wajib berada di wilayah Arafah walaupun hanya sebentar.
Pada saat ini, jemaah haji termasuk dari Indonesia biasanya tinggal di dalam tenda-tenda yang telah disediakan oleh pemerintah Arab Saudi di kawasan Padang Arafah untuk beristirahat sekaligus memudahkan pelaksanaan ibadah.
Selama wukuf berlangsung, jemaah dianjurkan tidak melakukan aktivitas berat, melainkan memperbanyak doa, zikir, istighfar, dan talbiyah karena Arafah merupakan tempat yang sangat mustajab untuk berdoa.
Rasulullah SAW bersabda, “Haji itu Arafah” (HR. Tirmidzi), yang menegaskan bahwa inti dari ibadah haji terletak pada wukuf di Arafah.
Karena itu, ketika memasuki tenda Arafah, jemaah dianjurkan memulai dengan doa serta menghadirkan niat yang tulus agar seluruh rangkaian ibadah wukuf diterima oleh Allah SWT.
Mengutip buku Manasik Haji dan Umrah 2026 oleh Kementerian Haji dan Umrah, berikut bacaan doa ketika memasuki tenda Arafah.
Doa Memasuki Tenda Arafah
اللّٰهُمَّ اجْعَلْ هٰذَا الْمَوْقِفَ مَوْقِفًا مَبْرُورًا وَاجْعَلْ دُعَاءَنَا فِيهِ مَقْبُولًا وَارْزُقْنَا رَحْمَتَكَ وَمَغْفِرَتَكَ يَا أَرْحَمَ الرَّاحِمِينَ
Allāhummaj‘al hāżal mauqifa mauqifan mabrūran, waj‘al du‘ā’anā fīhi maqbūlan, warzuqnā raḥmataka wa maghfirataka yā arḥamar-rāḥimīn.
Artinya: “Ya Allah, jadikanlah tempat wukuf ini tempat yang penuh keberkahan, terimalah doa-doa kami di dalamnya, dan anugerahkan kepada kami rahmat serta ampunan-Mu, wahai Tuhan Yang Maha Penyayang.”
Baca juga: Doa Niat Puasa Dzulhijjah, Amalan Sunnah Menjelang Idul Adha
Zikir dan Doa Wukuf di Arafah
1. Tahlil
(100 x) لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai`in qadīr.
Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah kerajaan dan milik-Nya lah segala pujian, yang menghidupkan dan mematikan. Di tangan-Nya segala kebaikan dan Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu (dibaca 100 х)."
2. Salawat Nabi (Dibaca 100 kali)
(100 x) اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ وَعَلَيْنَا مَعَهُمْ
Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammadin kamā ṣallaita ‘alā sayyidinā Ibrāhīma wa ‘alā āli sayyidinā Ibrāhīma innaka ḥamīdun majīd, wa ‘alainā ma‘ahum.
Artinya: "Ya Allah, sampaikan selamat sejahtera kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW sebagaimana Engkau telah memberikan salam sejahtera kepada Nabi Ibrahim beserta keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha
Agung dan semoga kami bersama mereka. (dibaca 100х)."
3. Istighfar
(100 x) أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullāhal-ladzī lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūmu wa atūbu ilaih.
Artinya: "Aku memohon ampun pada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan yang mengatur segala makhlukNya dan kepada-Nya aku bertaubat. (dibacа 100 х)."
Baca tanpa iklan