News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Bacaan Doa

Doa Taubat Sebelum Ramadhan, Sambut Bulan Suci dengan Hati Bersih

Penulis: Yunita Rahmayanti
Editor: Whiesa Daniswara
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

DOA TAUBAT - Gambar didesain Tribunnews di BeFunky dan Paint, Rabu (11/2/2026). Muslim dapat mengamalkan doa taubat sebelum Ramadhan untuk menyambut bulan suci dengan hati yang bersih dari dosa dan penyakit batin.

DSI Aceh menjelaskan, muslim dapat berdoa, bertaubat, hingga saling memaafkan untuk menyambut Ramadhan.

1. Berdoa

Menyambut Ramadhan sebaiknya diawali dengan doa sebagai wujud harapan terdalam seorang hamba kepada Allah SWT.

Setiap mukmin tentu mendambakan kesempatan untuk kembali bertemu Ramadhan, karena bulan ini adalah ladang pahala dan momentum perbaikan diri yang tidak ternilai.

Para ulama salaf terdahulu bahkan telah menyiapkan hati mereka jauh sebelum Ramadhan tiba. 

Yahya bin Abi Katsir meriwayatkan, para ulama salaf senantiasa memanjatkan doa, “Ya Allah berkahi kami di bulan Rajab dan Sya'ban, dan sampaikan (usia) kami berjumpa Ramadhan”. 

Sampainya seseorang pada bulan Ramadhan dipandang sebagai kebahagiaan besar, sebab di dalamnya terbentang limpahan rahmat, ampunan, dan karunia Allah yang tak terhitung. 

Karena itu, Rasulullah SAW dan para sahabat menyambut Ramadhan dengan suka cita, dan melepas kepergiannya dengan air mata dan rasa kehilangan.

2. Saling Memaafkan

Selain berdoa, menyambut Ramadhan juga menuntut kelapangan dada dalam hubungan sesama manusia. 

Membersihkan hati dari dendam, amarah, dan kebencian merupakan bagian penting dari persiapan ruhiyah agar ibadah Ramadhan dapat dijalani dengan tenang dan khusyuk.

Sikap memaafkan adalah salah satu bentuk tazkiyatun nafs—penyucian jiwa—yang sangat dianjurkan, terlebih menjelang Ramadhan. 

Dengan saling memaafkan, seorang muslim memasuki bulan suci dengan hati yang lebih bersih dan jiwa yang lebih lapang. 

Hal ini menjadi fondasi penting agar puasa dan rangkaian ibadah Ramadhan benar-benar bernilai di sisi Allah SWT, karena dilakukan dengan hati yang tulus dan bebas dari penyakit batin.

3. Taubat Nasuha

Amalan penting lainnya dalam menyambut Ramadhan adalah memperbarui taubat dengan sungguh-sungguh.

Taubat nasuha bermakna kembali kepada Allah SWT dengan penuh penyesalan, disertai tekad kuat untuk meninggalkan dosa. 

Imam Al-Ghazali menjelaskan bahwa taubat adalah kerja hati, sebuah proses membersihkan jiwa dari noda maksiat yang menghalangi kedekatan dengan Allah.

Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini