TRIBUNNEWS.COM - Ihram merupakan bagian dari rangkaian ibadah haji dan umrah.
Ihram menandai dimulainya ibadah haji atau umrah dengan mengharamkan hal-hal yang dilarang selama berihram.
Jemaah haji atau umrah yang berihram mulai menggunakan pakaian ihram.
Ketika mulai berihram, jemaah haji laki-laki memakai dua kain putih tanpa jahitan, sedangkan jemaah haji perempuan memakai pakaian biasa yang menutup aurat dan wajib menampakkan wajahnya.
“Janganlah kalian memakai baju (yang berjahit), celana, sorban, dan jangan pula wanita yang berihram memakai cadar dan sarung tangan.” (HR. Bukhari)
Dalam Al-Quran dijelaskan bahwa Muslim wajib menjaga ucapan dan perbuatan ketika mulai berihram.
“(Musim) haji adalah beberapa bulan yang dimaklumi. Barang siapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu untuk mengerjakan haji, maka tidak boleh rafats (berkata kotor), berbuat fasik, dan berbantah-bantahan di dalam masa haji…” (QS. Al-Baqarah: 197)
Kementerian Haji dan Umrah membagikan doa niat berihram agar Allah SWT melancarkan rangkaian ibadah haji/umrah.
Doa Niat Ihram Haji
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ حَجًّا
Labbaika allāhumma ḥajjan
Artinya: “Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk berhaji.”
Baca juga: 10 Larangan saat Haji dan Umrah, Ibadah Bisa Tidak Sah atau Mengurangi Pahala
Atau,
نَوَيْتُ الْحَجَّ وَأَحْرَمْتُ بِهِ لِلَّهِ تَعَالَى
Nawaitul ḥajja wa ahramtu bihī lillāhi ta‘ālā
Artinya: “Aku berniat haji dan berihram karena Allah Ta’ala.”
Doa Niat Ihram Umrah
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ عُمْرَةً
Labbaika allāhumma ‘umratan
Artinya: “Aku sambut panggilan-Mu ya Allah untuk berumrah.”
Baca tanpa iklan