TRIBUNNEWS.COM - Wukuf di Arafah merupakan puncak ibadah haji yang dilaksanakan pada tanggal 9 Dzulhijjah, yang dimulai sejak tergelincirnya matahari (masuk waktu Zuhur) hingga terbit fajar pada 10 Dzulhijjah.
Pada momen istimewa ini, jutaan jemaah haji berkumpul di Padang Arafah untuk memperbanyak doa, dzikir, istighfar, dan memohon ampun kepada Allah SWT.
Dalam sebuah hadis, Rasulullah SAW menyebut bahwa sebaik-baik doa adalah doa yang dipanjatkan pada hari Arafah.
Rasulullah SAW bersabda, “Sebaik-baik doa adalah doa pada hari Arafah.” (HR. at-Tirmidzi)
Karena itu, umat Islam dianjurkan memanfaatkan waktu wukuf dengan memperbanyak doa-doa mustajab penuh harap dan keikhlasan kepada Allah SWT.
Mengutip laman BPKH dan buku Manasik Haji dan Umrah 2026 oleh Kementerian Haji dan Umrah, jemaah haji dapat membaca doa-doa berikut ketika wukuf di Arafah.
1. Tahlil
(100 x) لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَحْدَهُ لَا شَرِيكَ لَهُ، لَهُ الْمُلْكُ وَلَهُ الْحَمْدُ وَهُوَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ قَدِيرٌ
Lā ilāha illallāhu waḥdahū lā syarīka lah, lahul-mulku wa lahul-ḥamdu wa huwa ‘alā kulli syai`in qadīr.
Artinya: "Tiada Tuhan selain Allah satu-satunya, tiada sekutu bagi-Nya. Milik-Nya lah kerajaan dan milik-Nya lah segala pujian, yang menghidupkan dan mematikan. Di tangan-Nya segala kebaikan dan Dialah Yang Maha Kuasa atas segala sesuatu (dibaca 100 х)."
Baca juga: Doa Agar Ibadah Haji Lancar dan Dijauhkan dari Gangguan
2. Istighfar
(100 x) أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيُّ الْقَيُّومُ وَأَتُوبُ إِلَيْهِ
Astaghfirullāhal-ladzī lā ilāha illā huwal-ḥayyul-qayyūmu wa atūbu ilaih.
Artinya: "Aku memohon ampun pada Allah Yang Maha Agung, tiada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup dan yang mengatur segala makhlukNya dan kepada-Nya aku bertaubat. (dibacа 100 х)."
3. Takbir
(3 x) اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ، لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ، وَاللَّهُ أَكْبَرُ اللَّهُ أَكْبَرُ وَلِلَّهِ الْحَمْدُ
Allāhu akbar Allāhu akbar Allāhu akbar, lā ilāha illallāh, wallāhu akbar Allāhu akbar wa lillāhil-ḥamd.
Artinya: "Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, Allah Maha Besar, tidak ada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar, Allah Maha Besar dan hanya milik Allah segala pujian (dibaса 3 х)."
4. Salawat Nabi (Dibaca 100 kali)
(100 x) اللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى سَيِّدِنَا مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ وَعَلَى آلِ سَيِّدِنَا إِبْرَاهِيمَ إِنَّكَ حَمِيدٌ مَجِيدٌ وَعَلَيْنَا مَعَهُمْ
Allāhumma ṣalli ‘alā sayyidinā Muḥammadin kamā ṣallaita ‘alā sayyidinā Ibrāhīma wa ‘alā āli sayyidinā Ibrāhīma innaka ḥamīdun majīd, wa ‘alainā ma‘ahum.
Artinya: "Ya Allah, sampaikan selamat sejahtera kepada junjungan kami Nabi Muhammad SAW sebagaimana Engkau telah memberikan salam sejahtera kepada Nabi Ibrahim beserta keluarganya. Sesungguhnya Engkau Maha Terpuji dan Maha
Agung dan semoga kami bersama mereka. (dibaca 100х)."
5. Talbiyah
لَبَّيْكَ اللَّهُمَّ لَبَّيْكَ، لَبَّيْكَ لَا شَرِيكَ لَكَ لَبَّيْكَ، إِنَّ الْحَمْدَ وَالنِّعْمَةَ لَكَ وَالْمُلْكَ، لَا شَرِيكَ لَكَ
Labbaika Allāhumma labbaik, labbaika lā syarīka laka labbaik, innal-ḥamda wan-ni‘mata laka wal-mulk, lā syarīka lak.
Baca tanpa iklan