News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Jokowi Belum Paham Rumah di Pondok Indah Jadi Lahan Usaha

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo meninjau pengerukan Kali Pakin di Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Jakarta Utara, Senin (18/2/2013). Pengerukan sungai merupakan salah satu program unggulan Jokowi yang masuk dalam program normalisasi sungai. Di sejumlah titik, selain menambah kedalaman, sungai-sungai juga akan diperlebar sekitar 25-50 meter di kedua sisinya. KOMPAS IMAGES/ANDREAN KRISTIANTO

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo mengatakan dirinya belum memahami peraturan mengenai larangan rumah dijadikan tempat sekaligus untuk berdagang.

"Nggak tahu, saya nggak ngerti," ujar Joko Widodo di Balai Kota, Jakarta, Rabu (20/2/2013).

Joko Widodo atau akrab disapa Jokowi ini menjelaskan ia akan mempelajari satu persatu persoalan yang muncul, salah satunya aturan rumah digunakan untuk bisnis.

"Jangan semua tanyakan ke saya. Saya pelajari dulu satu per satu," kata mantan Walikota Surakarta ini.

Sebelumnya, sesuai Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 203 Tahun 1977, Perda Nomor 7 Tahun 1991 dan Keputusan Gubernur DKI Jakarta Nomor 1.068 Tahun 1997 berisi tentang larangan pengalihfungsian rumah tinggal menjadi tempat usaha. 
 
Hal itu pun telah secara jelas terpajang di jalan raya Pondok Indah, kawasan elit di Jakarta Selatan. Namun, rupanya larangan itu tidak diindahkan oleh warga. Ada beberapa rumah yang masih bercampur dengan tempat usaha.

Dari pantauan media, ada belasan rumah mewah yang berubah menjadi tempat usaha. Tempat usaha ini meliputi salon, jasa kesehatan hingga studio foto, butik, ataupun praktik dokter.
 
Bahkan ada sebuah toko yang menjual perlengkapan bayi yang sudah dipasang plang segel oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta. Namun, plang segel itu dicopot dan ditaruh begitu saja di samping toko.
 
Ketika dicoba dikonfirmasi ke dalam toko tersebut, dua orang penjaga toko perempuan, menolak berbincang dan hanya mengatakan toko ini sudah ada sejak lima tahun lalu.

Klik:

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini