Laporan Wartawan Warta Kota, Budi Malau
TRIBUNNEWS.COM, DEPOK - Dua pria berboncengan sepeda motor Yamaha Mio membuang 17 kilogram ganja dalam karung beras ke semak-semak di pinggir Kali Angke di RT 2/1, Kelurahan Duren Mekar, Kecamatan Bojong Sari, Depok, Minggu (24/8/2014) pukul 00.00 WIB.
Keduanya langsung kabur usai membuang ganja tersebut. Diduga mereka ketakutan saat dua warga setempat Masum (33) dan Ismail (32) mencuriga dan menegur mereka. Keduanya saat itu sedang ronda malam.
Polsek Sawangan menduga kedua pria pembuang ganja itu hendak transaksi dan menunggu pemesan ganja di tempat gelap di sisi Kali Angke, Bojongsari. Masum dan Ismail saat itu menduga keduanya sebagai pelaku pencurian kendaraan bermotor.
"Saya dan Ismail lagi ronda dan keliling kampung. Lalu melihat dua orang berboncengan motor Yamaha Mio, di dekat kali parkir cukup lama. Kami awalnya curiga keduanya pelaku curanmor," kata Masum kepada wartawan.
Karenanya ia dan Ismail mendekati keduanya dan dari jarak agak jauh menegur dengan menanyakan sedang apa. Rupanya teguran itu membuat panik sehingga dua pria itu membuang bungkusan ke sema-semak sebelum kabur.
Warga lalu melaporkan hal ini ke petugas polisi yang melintas. Setelah dicek, di dalam karung beras tersebut berisi daun kering ganja siap edar yang dikemas dalam beberapa kotak kardus ukuran sedang.
Kapolsek Sawangan Kompol Saderi mengaku berdasar kesaksian Masum dan Ismail, ciri-ciri kedua pria pembuang ganja sudah diketahui karena tidak mengenakan helm. "Ciri-cirinya sudah kami ketahui dan pelaku masih kami identifikasi," ujarnya.
Warga tidak sempat mengetahui nomor polisi Yamaha Mio yang dikendarai keduanya. Saat kejadian, lokasi cukup gelap.Kepolisian masih mendalami kasus ini. Diduga pelaku hendak bertransaksi dengan pengedar ganja satu jaringannya.