News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Gubernur Baru Jakarta

Paling Hebohkan Warga DKI, Janji Anies-Sandi ini Malah Terancam Gagal

Editor: Rendy Sadikin
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Pasangan Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor urut Tiga Anies Baswedan (kanan) dan Sandiaga Uno (kiri) bersalaman usai memberikan keterangan kepada wartawan mengenai hasil hitung cepat (quick count) di Kediaman Prabowo, Kertanegara, Jakarta, Rabu (19/4/2017). Pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta nomor Urut Tiga tersebut unggul dalam hitung cepat (quick count) Pilkada DKI Jakarta putaran kedua. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN

TRIBUNNEWS.COM, GAMBIR — Masih ingat program pembelian rumah dengan uang muka atau down payment (DP) nol persen di Jakarta?

Ya. Itu adalah salah satu program pembangunan di Jakarta yang ditawarkan pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno saat berkampanye pada Pilkada DKI 2017.

Program yang muncul dan menjadi heboh pada putaran kedua ini menjadi isu paling ramai yang tidak hanya dibicarakan di media sosial (medsos) tetapi juga media mainstrem (arus utama).

Baca: Seusai Dilantik, Sri Sultan Sebut Pintu Yogyakarta Sedang Menghadap Selatan

Bahkan setelah Pilkada DKI 2017 putaran kedua 19 April 2017 secara telak dimenangkan oleh pasangan Anies-Sandi, program rumah DP nol persen masih terus menjadi obrolan di dunia medsos.

Pada putaran kedua, Anies-Sandi meraih 3.240.332 suara atau 57,95 persen dari total suara sah.

Pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat meraih 2.351.245 suara atau 42,05 persen dari total suara.

Total suara sah adalah 5.591.577 suara yang tersebar di 13.034 tempat pemungutan suara (TPS).

Baca: Anies-Sandi Terancam Nganggur 6 Bulan dan 4 Janji-janjinya yang Mustahil

Paling tidak ada dua penyebab utama kenapa program DP Nol Persen menjadi program paling diminati sekaligus dinyinyiri oleh kalangan netizen.

1. Memberi Harapan Warga Jakarta

Program ini bisa jadi menjadi salah satu program yang paling diminati oleh warga –khususnya warga jakarta atau mereka yang beraktivitas di Jakarta.

Kenapa?

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menyebutkan bahwa sebanyak 48,91 persen penduduk Jakarta tidak mempunyai bangunan atau rumah atau tempat tinggal milik sendiri.

Dengan jumlah penduduk Jakarta sekitar 10 juta, itu artinya ada 4,89 juta warga yang mengontrak atau menyewa tempat tinggal orang lain atau menumpang di tempat orang.

Halaman
1234
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini