News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

Korban Kecelakaan KA Argo Bromo vs. KRL di Stasiun Bekasi Timur yang Dirawat di RS Tinggal 19 Orang

Penulis: Faryyanida Putwiliani
Editor: Febri Prasetyo
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

KORBAN KECELAKAAN KA ARGO BROLO VS KRL - Sejumlah petugas gabungan TNI, Polri, Basarnas dan KAI melakukan evakuasi gerbong KRL yang ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Petugas melakukan pemotongan gerbong KRL saat melakukan evakuasi korban tabrakan tersebut. Tribunnews/Jeprima. KAI mengungkap 81 korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL telah dipulangkan dari rumah sakit. Tersisa 19 orang yang masih dirawat.

 

TRIBUNNEWS.COM - Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan informasi terbaru tentang proses pemulihan para korban kecelakaan antara Kereta Api Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4/2026).

Menurut Anne, kini sebanyak 81 korban kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL telah dipulangkan dari rumah sakit.

Sisanya, masih ada 19 orang korban yang harus menjalani perawatan lanjutan di rumah sakit.

Anne menuturkan pihaknya akan terus melakukan pendampingan korban, agar proses pemulihan bisa berjalan dengan baik.

“Kami terus memantau kondisi pelanggan yang masih dirawat serta memastikan kebutuhan penanganan terpenuhi."

"Bagi pelanggan yang telah kembali ke rumah, pendampingan tetap kami lanjutkan sesuai kebutuhan,” ujar Anne, Minggu (3/5/2026), dilansir Kompas.com.

Anne menyebut bagi korban yang telah melakukan pengobatan secara mandiri, KAI menyediakan mekanisme klaim atau reimbursement. 

Korban bisa mengklaimnya dengan melampirkan alat pembayaran yang memuat data perjalanan, identitas pelanggan, kuitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening.

Ketika berkas sudah dinyatakan lengkap, klaim akan dikoordinasikan dengan pihak asuransi.

Prosesnya akan berlangsung paling lambat 21 hari kerja.

“Proses klaim berlangsung paling lambat 21 hari kerja setelah dokumen dinyatakan lengkap. Pelanggan akan dihubungi kembali oleh pihak terkait bersama KAI,” tambah Anne.

Baca juga: KPAI Kawal Hak Pemulihan Anak Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo

Tak hanya itu, KAI juga menyediakan layanan trauma healing bagi pelanggan yang membutuhkan, dengan pengajuan melalui Posko Informasi maupun call center 0812-9660-5747.

Pendampingan awal dapat dilakukan melalui telemedicine, sementara untuk keluarga pelanggan yang membutuhkan dilakukan secara langsung. 

Posko Bekasi Timur juga tetap beroperasi hingga 11 Mei 2026, melayani kebutuhan informasi, administrasi, serta pendampingan lanjutan.

Baca juga: Potret Pilu Usai Tragedi KRL di Bekasi, 16 Nyawa Hilang: Antara Harum Bunga dan Ironi Palang Bambu

Polisi Periksa Manajemen Taksi Green SM

TAKSI GREEN SM - Kondisi mobil taksi Green SM usai tertabrak kereta KRL di kawasan perlintasan kereta Ampera, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026). Taksi listrik Green SM Indonesia menjadi sorotan setelah musibah tabrakan Kereta Argo Bromo yang menghantam KRL commuterline di Stasiun Bekasi Timur. Sebab, sebelum kejadian tersebut, ternyata didahului peristiwa tabrakan lain tak jauh dari stasiun yang melibatkan operator taksi Green SM. Tribunnews/Jeprima (Tribunnews/Jeprima)
Halaman
123
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini