Baca: Lapangan Becek Tak Surutkan Semangat Warga Menyemut di Panggung Musik Pantai Karnaval Ancol
Ia mengaku akan membuatkan keenam orang anaknya akte kelahiran agar bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi dengan mengikuti program kesetaraan, serta anak-anak mereka dijamin oleh program kesehatan pemerintah atau BPJS.
"Mau bikin akte buat semuanya. Biar sekolah bisa dibantu pakai KJP dan BPJS," ujarnya.
Sehari-harinya, Nurdin bekerja serabutan, sedangkan Mulyana hanya berprofesi sebagai buruh cuci.
Penghasilan Nurdin pun tak menentu, sementara Mulyana diupah sebesar Rp 80.000 per bulan.
Baca tanpa iklan