News

Bisnis

Super Skor

Sport

Seleb

Lifestyle

Travel

Lifestyle

Tribunners

Video

Tribunners

Kilas Kementerian

Images

Dinding Underpass Mampang-Kuningan Kembali di Corat-coret

Editor: Johnson Simanjuntak
AA

Text Sizes

Medium

Large

Larger

Coretan yang berada di underpass Mampang-Kuningan.

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Yanuar Nurcholis Majid

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Underpass Mampang-Kuningan yang menelan biaya mencapai Rp 183 miliar kembali ditemukan goresan tangan jahil di sana. 

Coratan itu pun terlihat jelas ketika pengendara melintasi underpass Mampang-Kuningan, Jakarta Selatan, baik mengarah ke Mampang ataupun Kuningan.

Berdasarkan pantauan dilokasi, Rabu (16/5/2018), terlihat ada tiga coretan, dua coretan bergambar kaleng dan satu coretan yang lain bergambar wajah.

Kedua coretan itu di dominasi warna pink dan oranye dan terdapat tulisan 'Young and Useless' dicoretan bergambar kaleng. 

Berada ditengah-tengah tiang penyangga underpass Mampang-Kuningan, coret itu pun menjadi objek perhatian bagi pengendara yang melintas. 

"Keliatan banget itu gambar nya, abis ditengah-tengah," ucap Apri, salah seorang pengendara sepeda motor.

Salah seorang pekerja proyek Light Rail Transit (LRT), Suhartono, yang biasa berada dilokasi tersebut mengaku tidak mengetahui sejak kapan ada coretan tersebut.

"Kurang paham saya, karena kami, kan, tugas di luar, otomatis tidak mantau di bawah (underpass). Dari beberapa hari yang lalu sih, sudah ada, tetapi kalau waktu coretnya tidak tahu," ujar Suhartono. 

Ini merupakan kali kedua underpass Mampang-Kuningan di temukan terdapat coretan di dindingnya. 

Sebelumnya Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan akan menindak tegas pelaku yang melakukan vandalisme dan mengerahkan petugas untuk menjaga pengawasan infastruktur. 

"Kita minta Satpol PP mengamankan. Kita perhatikan pattern mereka tampak mereka mencoret-coret. Dan kita akan tindak tegas. Kita akan berkoordinasi juga dengan pihak kepolisian dan masyarakat. Karena masyarakat harus turut mengamankan dan mengawal," ucap Sandi, Kamis (3/5/2018).

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!

Berita Populer

Berita Terkini